Kartini Masa Kini Mesti Percaya Diri, Mandiri dan Kreatif

JAKARTA, Indotimes.co.id – Untuk bisa bertahan menghadapi perkembangan zaman, Kartini masa kini harus memiliki rasa percaya diri, mandiri dan kreatif.

“Saat ini tak ada yang tak mungkin bagi perempuan. Ini antara lain berkat kegigihan Ibu Kartini dalam memeperjuangkan hak dan gender bagi perempuan. Untuk bisa mengimplementasikan hal itu, perempuan harus memiliki rasa percaya diri dan mandiri serta kreatif,” ujar Penasehat Dharma Wanita Pusat (DWP) Kemenkop dan UKM, Bintang Puspayoga, dalam acara Peringatan Hari Kartini di Lingkungan Kemenkop dan UKM di Jakarta, Rabu (25/4).

Hadir dalam acara itu, Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram, Staf Ahli Menkop dan UKM Teguh Budiyatna, motivator yang juga founder The Power of Self Terapy (The Post) Deni Setiawan, serta segenap karyawati Kemenkop dan UKM.

Menurut Bintang Puspayoga, ketiga hal tersebut yaitu percaya diri, mandiri dan kreatif, menjadi modal bagi perempuan dalam menghadapi tantangan hidup saat ini dimana situasi ekonomi yang tidak menentu maupun perubahan iklim.

“Saya mengajak karyawati Kemenkop dan UKM menghayati menyimak perjuangan Kartini untuk bisa diimplelmentasikan dalam kehidupan kita sehari-hari,” kata Bintang.

Lebih lanjut Bintang Puspayoga yang juga Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas mengatakan, emansipasi perempuan sesungguhnya bukanlah hal baru dalam sejarah pergerakan Indonesia.

“Bila 139 tahun yang lalu perjuangan Kartini adalah untuk mendobrak keterkungkungan dan keterbelakangan, kini berkat perjuangan Kartini, masyarakat sudah makin paham bahwa derajat perempuan dan laki-laki adalah sama

Jika dulu peran perempuan hanya diijinkan pada ranah rumah tangga, kini akses perempuan untuk berperan ke ranah sosial, ekonomi bahkan politik, terbuka lebih luas.

“Hal ini merupakan perkembangan yang baik dan harus terus ditingkatkan, karena memang masih ada beberapa kendala baik eksternal maupun internal,” ujar Bintang Puspayoga.

Mewakili panitia penyelenggara, Sekretaris KORPRI Kemenkop dan UKM E Fundhiartiny mengatakan, kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara KORPRI dan DWP Kemenkop dan UKM dan sejumlah pihak.

” Puncak acara ini adalah seminar the power of self terapy, oleh bapak Deni Setiawan selaku motivator. Tujuannya bagaimana karyawati dan karyawan Kemenkop bisa memumbuhkan potensi dirinya seoptimal mungkin, dengan cara menghilangkan mental block, atau hambatan-hambatan yang menghalangi potensi diri, ” jelasnya.

Dalam acara Peringatan Hari Kartini di Kemenkop dan UKM ini juga digelar bazar sembako murah, sepeti beras terigu, minyak daging dan gula.

Selain itu juga ada bazar kuliner, fashion dan aksesoris yang diikuti 36 stand.A cara juga dimeriahkan fashion show oleh karyawati Kemenkop dan UKM yang didukung oleh Batik Danar Hadi, Mustika Ratu dan Smesco Indonesia.

 

Loading...