Futsal Kartini Cup 2018 Digelar di Kota Kembang

BANDUNG, Indotimes.co.id – Kejuaraan futsal antar wanita terbesar di Indonesia, Kartini Cup 2018 kembali bergulir.
Turnamen yang diikuti 16 tim futsal wanita terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia,
berlangsung di Arena Futsal Progresif, Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat 15 hingga 19 Juli 2018.

Turnamen Kartini Cup 2018 merupakan program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang berkerjasama dengan Barisan Penegak Indonesia Raya (Bapindra), guna menggelorakan olahraga dikalangan kaum hawa.

Turnamen futsal bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Ary Mulyadi yang mewakili pihak Kemenpora, Minggu (15/7).

Dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bapindra selaku operator kompetisi yang sudah menggaungkan Kartini Cup hingga tahun kedelapan.

Menurut Ary, Kartini Cup ini juga menjadi terobosan untuk mencari bibit-bibit baru bagi skuat Timnas futsal putri Indonesia. Selain itu, ia juga berharap ditahun berikutnya kejuaraan ini bisa bergulir pada tingkat Kabupaten dan Provinsi disetiap kota dan pertandingan final digelar di kota kelahiran Kartini.

“Kompetisi Kartini Cup ini dapat memunculkan atlet-atlet perempuan untuk dapat masuk dan membela timnas Indonesia. Karena pihak pemerintah hanya mampu memback up pada seri pro nasional saja untuk itu, kami menggunakan pihak ketiga sebagai operator maupun sponsor untuk menggelar pada tingkat kabupaten dan provinsi,” kata Ary.

Ary menambahkan pihaknya memberikan reward kepada para pemenang turnamen ini, untuk mewakili Indonesia mengikuti kompetisi turnamen di seri internasional.

Sementara itu, ketua Bapindra yang juga penanggung jawab turnamen Kartini Cup 2018, Drs. H. Khuzairin Ahmad Tanjung mengatakan bahwa selain menjadi ajang pencari bakat dan prestasi, Kartin Cup 2018 ini digelar untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Pihaknya berharap kedepannya, turnamen ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah sehingga olahraga futsal dikalangan wanita dapat lebih dikenal, bahkan popular dikalangan masyarakat.

“Saya berharap kedepannya event seperti ini mendapat dukungan penuh dari pihak pemerintah, baik dari segi spirit, moral maupun pendanaan agar kompetisi ini bisa terus bergulir disetiap tahun dengan kejurnas yang lebih besar lagi,” pungkas Khuzairin.

Loading...