Asian Games, Omzet Smesco Indonesia Naik 110,8 Persen

JAKARTA, Indotimes.co.id – Perhelatan Asian Games yang sudah berjalan delapan hari ini benar-benar dimanfaatkan oleh Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (-KUKM) untuk mempromosikan produk unggulan dari berbagai daerah yang ditampilkan di Indonesia.

Terbukti banyak dari atlet ataupun official dari peserta Asian Games yang mampir ke untuk belanja produk UKM.

Direktur Utama -KUKM Emilia Suhaimi  mengaku senang dengan respon positif dari atlet, official ataupun suporter terhadap produk-produk yang dipajang di Indonesia. Sudah banyak produk-produk yang dibeli oleh delegasi dari berbagai negara. Hal ini menandakan pilihan panitia penyelenggara (Inasgoc) memilih sebagai salah satu destinasi wisata belanja dari peserta Asian Games tidak salah.

Emilia menyatakan adanya Asian Games mampu mendongkrak omzet dan penjualan dari produk di Indonesia. Selama lima hari pelaksanaan Asian Games omzet tercatat naik tajam hingga lebih dari 110,8 persen atau 2-3 kali lipat. Diharapkan banyaknya delegasi atlet atau official peserta Asian Games yang berbelanja di Smesco Indonesia dapat menjadi sarana UKM ke berbagai negara.

Baca juga :  Penuh Nuansa Budaya, Menkop Apresiasi Harkopnas di Semarang

“Pertumbuhan omzet month to month 110,8 persen. Itu dari tanggal 19 sampai 24 Juli. Untuk tanggal yang sama di bulan Agustus 2018,” kata Emilia saat ditemui di Indonesia, Jakarta, Minggu (26/8).

Meskipun senang, Emilia mengaku perlu ada upaya bersama meramaikan Smesco. Dia mengaku kepedulian Dinas Koperasi dan dari berbagai daerah dianggap belum optimal. Hal itu ditunjukkan dengan kurang cepatnya respon mereka untuk mempercepat sirkulasi produk-produk UKM yang habis atau hampir habis. Hal ini membuat unggalan dari daerah-daerah yang paling banyak diminati oleh buyer menjadi terkendala.

“Dinas koperasi kurang sadar, padahal ini ( Indonesia) sangat membantu produk unggulan dari daerahnya,” katanya.

Di sisa waktu Asian Games yang tinggal beberapa hari lagi, Emilia berharap peran dan komitmen pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan -nya dapat lebih ditingkatkan. Produk UKM yang mereka titipkan di Indonesia ini menjadi pintu masuk bagi di daerah untuk mengembangkan produknya ke pasar ekspor.

Baca juga :  Dana Bergulir LPDB Serap 1,7 Juta Tenaga Kerja

“Daerah kurang mendorong barang-barang yang udah habis untuk segera dikirim ke sini. Padahal ditunjukan menjadi wisata belanja bagi mereka para Atlet dan official,” katanya.