LPDB-KUMKM Ajak Dinas dan Perbankan Bantu Pengalihan Dana Bergulir

BANJARMASIN, Indotimes.co.id – Pengelola Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB- KUMKM) meminta dinas yang membidangi koperasi dan UKM maupun perbankan dapat membantu proses pengalihan dana bergulir yang masih berada di rekening penampungan atas nama koperasi, ke rekening LPDB-KUMKM.

“Sehingga yang sudah lunas dan masih berjalan dengan baik dapat juga memiliki kesempatan untuk mengakses dari LPDB-KUMKM,” kata Direktur Utama LPDB-KUMKM, dalam Rapat Pengalihan Dana Bergulir Tahun 2018 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (5/9).

Pelaksanaan pengalihan dana bergulir dari yang menerima bantuan melalui program Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2000-2007 menjadi tanggung jawab LPDB-KUMKM. Sesuai PMK 99/2008, tugas LPDB- dalam hal pengalihan dana bergulir ini akan berakhir tahun ini.

LPDB- mencatatkan total jumlah dana bergulir pengalihan yang telah masuk ke rekeningnya sebesar Rp 902, 9 miliar atau sebesar 75,1 persen dari Rp 1,4 triliun yang harus masuk pada tahun ini, sesuai kewajiban yang dibebankan ke LPDB dan sudah dilaporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca juga :  Menkop Puspayoga: Pariwisata Akar Pengembangan KUMKM

“Kami akan evaluasi semua. Kalau pun yang sudah lunas itu akan menjadi prioritas kami, agar diberikan penyaluran kembali tahun 2018 ini,” ujar Braman.

Sementara total pengalihan dana bergulir khusus yang berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan mencapai Rp15 miliar atau 32 persen dari plafon yang dikucurkan sebesar Rp46,8 miliar. Sisanya masih akan diupayakan sebelum akhir tahun 2018 melalui inisiasi rapat bersama.

“Untuk itu, kami memberikan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak di Kalimantan Selatan ini yang sudah membantu proses pengalihan, karena sesuai dengan laporan dari Direktur Keuangan, progress pengalihan di Kalimantan Selatan sudah mencapai 32 persen,” ungkap Braman.

LPDB- menggelar rapat dalam upaya mempercepat proses pengalihan dana bergulir. Rapat ini dihadiri 40 Kalsel penerima dana bergulir tahun 2000-2007, maupun perwakilan perbankan dari Kalsel, Bank Bukopin, BSM, Bank Muamalat, BPR, BNI, BRI, serta para Kadis KUKM se-Kalsel.

Baca juga :  Fasilitasi Santripreneur, LPDB-KUMKM Dorong Pertumbuhan Kewirausahaan Baru di Tanah Air

Rapat juga dihadiri Asdep Pembiayaan Non Bank dan Perpajakan Kemenkop UKM, Suprapto, Asdep Pertanian dan Kemenkop UKM, Victoria Simanungkalit, Direktur LPDB- Ahmad Nizar, Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM, Fitri Rinaldi, dan Direktur Pengembangan Usaha LPDB-KUMKM, Adi Trisnojuwono.

Rapat ini sekaligus sebagai upaya rekonsialiasi bersama untuk melakukan pengalihan dana bergulir. Dari rapat ini, LPDB- menargetkan dapat mengalihkan dana bergulir sebesar Rp2,5 miliar. Sementara total target pengalihan tahun ini yang berasal dari seluruh Indonesia sebesar Rp20 miliar.

“Tidak kendala sampai saat ini. Kita fine aja bahwa bank-bank yang kita libatkan sudah melaporkan seperti itu,” katanya.