JAKARTA, Indotimes.co.id – Rasa duka yang mendalam disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi kepada keluarga almarhum suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla. Menpora datang ke rumah duka Haringga yang terletak di Jalan Bangun Nusa Raya, RT 9/RW03 No 8, Cengkareng, Jakarta Barat, Hari Rabu (26/9) petang.

Imam langsung berkunjung ke kediaman almarhum Haringga, dari  Bandara Soekarno Hatta usai menghadiri acara Munas Gerakan Pramuka ke-10 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Imam datang sekitar pukul 15.30 dan langsung disambut  langsung ayah almarhum, Siloam Tumangkeng dan  kakak kandungnya Mayrisa Sirawati serta masyarakat yang ada di sekitar kediaman almarhum Haringga. 

Wajah sedih dan duka pun terlihat dari Menpora ketika bertemu dengan ayah almarhum Siloam Tumangkeng dan kakaknya Mayrisa Sirawati. Jabatan tangan dan pelukan duka langsung diberikan kepada keluarga almarhum.

“Saya sebagai wakil pemerintah dan pribadi mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Haringga. Semoga almarhum ditempatkan di sisi Allah SWT,” kata Imam.

Dirumah kontrakan almarhum Haringga yang luasnya sekitar 3×10 meter, Imam  lagsung memimpin doa dan tahlil bersama keluarga dan masyarakat sekitar. “Mari kita semua memanjatkan doa dan tahlil untuk almarhum Haringga agar bisa mendapatkan tempat termulia di sisi Allah SWT,” kata Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur ini.

Kepada media, seusai berkunjung ke rumah duka, Imam menyampaikan bahwa kehadirannya ditempat ini, untuk mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya. 

“Saya mendapatkan kisah yang luar biasa dari keluarga, Haringga ternyata adalah pemuda yang hebat, rajin, mau membantu dan menolong dalam kehidupan sehari-harinya. Dia juga sering menolong teman-temannya dan ikut membantu bekerja di bengkel kakaknya. Artinya, saya bersaksi Haringga adalah orang yang baik. Kami juga menyampaikan salam hormat dari Pak Presiden Jokowi yang ikut berduka cita atas kejadian ini,” ungkap Imam.

“Kehadiran saya di sini tentu untuk memberikan semangat kepada keluarga , dan tentu masyarakat secara keseluruhan bahwa permusuhan itru tidak ada gunanya.  Saya juga mendengar kabar yang luar biasa dari keluarga Haringga, mereka meminta jangan ada balas dendam, jangan ada permusuhan dan sudahi semua. Namun saya minta soal hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, pelakunya harus ditindak secara tegas,” tambah Imam. 

Sementara kakak almarhum Haringga yakni Mayrisa Sirawati mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Menpora yang sudah hadir ke kediaman mereka . ” Terima kasih Pak Menteri yang sudah datang ke rumah Haringga, semoga kedatangan bapak bisa menjadi semangat bagi kami dan keluarga,” tandas Mayrisa mewakili pihak keluarga.