JAKARTA, Indotimes.co.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap Indonesia bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan Special Olympics Worlds Games (SOWG). Sukses menjadi tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games 2018 lalu, menjadi modal Indonesia untuk menggelar kegiatan ini.

“Mari tingkatkan prestasi kita hingga misi kita suatu saat SOWG ini bisa diselenggarakan di Indonesia, kita harus ikut bidding menjadi tuan rumah kegiatan ini karena kita pernah berhasil menjadi tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games 2018 lalu,” ujar Imam, saat membuka resmi Pelatnas Special Olympics Indonesia (SOIna) di Kampus B, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), di Jakarta, Rabu (20/2).

Pelatnas SOIna ini dalam persiapan menghadapi SOWG 2019 Abu Dhabi, Uni Emirat Ara, pada 14 hingga 21 Maret 2019 mendatang di Abu Dhabi dan Dubai, Uni Emirat Arab.

Didampingi Ketua Umum PP SOIna Faisal Abdullah, Ketua Pelatnas SOIna 2019 Iskandar Adisaputra, Imam menegaskan selama ini prestasi para atlet SOIna Indonesia cukup membanggakan di level internasional. Dengan keterbatasan, mereka mampu membawa harum nama Indonesia.

“Penting untuk bersama bersepakat bahwa apapun yang terjadi di lapangan nanti kita harus tetap solid, kompak dan bersatu jangan berkecil hati dengan atlet dari negara lain mereka juga sama dengan kita berlatih dan berlatih bahkan dukungannya lebih besar kita karena 260 juta penduduk Indonesia mendoakan kita semua,” ujar Imam.

Imam menambahkan, Pemerintah dalam hal ini Kemenpora akan terus mendukung dan memback up kegiatan SOIna. Pihaknya juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang membantu terselenggaranya kegiatan-kegitan yang dilakukan SOIna.

“Tidak hanya perebutan medali dan prestasi tapi yang lebih utama adalah memastikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia betul-betul memberikan perhatian yang sama kepada siapapun warga bangsanya, disabilitas, non disabilitas maupun lainnya tetap diberikan perhatian sama agar masyarakat dunia juga memberikan perhatian yang sama kepada seluruh warga dunia tanpa membanding-bandingkan,”imbuh Imam.

Sementara itu Ketua Umum PP SOIna Faisal Abdullah mengatakan terima kasih atas perhatian Menpora dan pemerintah daerah khususnya Pemda DKI Jakarta terhadap pelatnas SOIna. “Selain pertandingan cabang olahraga yang diikuti akan ada juga program pendukung lainnya yakni healthy athletes, generation unified, athlete leadership programs, family support network, unified sport dan young athlete & MATP,” katanya.

“Apa yang kita lakukan di SOIna yakni pemberdayaan otonomi provinsi sudah berjalan jadi pemda telah membiayai atletnya untuk berangkat ke Jakarta dan ini adalah tradisi yang baik yang berbeda dengan yang lain,” tambahnya.

Ketua Pelatnas SOWG Abu Dhabi 2019, Iskandar Adisaputra melaporkan SOWG 2019 akan dihadiri 7000 atlet, 2500 pelatih dan relawan totalnya akan ada 20.000 orang yang akan menghadiri kegiatan ini. “Kontingen Indonesia terdiri dari 98 orang akan mengikuti 11 cabor (atletik, renang, bocce, bulutangkis, bowling, bola tangan, futsal, tenismeja, bola voli, sepakbola, basket),” katanya.

“Di pelatnas ini saat ini ada 68 atlet, kontingen akan berangkat pada 8 Maret dan akan mengikuti house town program, pelatnas telah dimulai pada 4 Februari lalu disini kita menyamakan persepsi fisik dan mental, kesepakatan tim, pembinaan rohani dan membangun rasa patritisme kebangsaan sehingga kedepan menjadi tim Indonesia yang sejati,” pungkasnya.