JAKARTA, Indotimes.co.id – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) pastikan bakal kembali memulai Pemusatan latihan nasional (Pelatnas) tahap kedua untuk SEA Games 2019, usai lebaran. Hal itu diungkapkan Sekjen PB Percasi, Hendry Hendratno kepada para awak media usai menutup turnamen catur cepat bertajuk ‘Ramadhan Cup’ 2019 di Wisma Kemenpora, Jumat (24/5).

Selama Pelatnas nanti, menurut Hendry, pihaknya membutuhkan empat putri dan enam putri pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina. “Karena dari lima nomor yang dipertandingkan, kami berencana akan turun di semua nomor, yakni catur kilat putra dan putri catur cepat putra dan putri, dan catur Asian. Untuk catur Asian, khusus putra saja. Untuk mendapatkan empat putri dan enam putra, kita akan kembali menggelar pelatnas setelah lebaran nanti,” ungkapnya.

Hendry menambahkan bahwa PB Percasi sebelumnya sudah memggelar Pelatnas tahap pertama pada Januari lalu. Dari Pelatnas tahap pertama trrsebut, pihaknya telah menjaring 20 atlet. Dari ke20 atlet tersebut terdiri dari 11 putra dan sembilan putri. Sayang, pada Pelatnas tahap kedua nanti, PB Percasi tidak bisa mengikutsertakan MI Awam Wahono yang menjadi juara pertama untuk kategori terbuka ‘Ramadhan Cup’ 2019.

“Awam sebenarnya sudah kita panggil saat Pelatnas tahap pertama lalu. Tapi dia tidak bisa hadir. Sehingga dia tidak bisa kita ikutsertakan pada Pelatnas tahap kedua nanti. Karena sekarang ini kita hanya tinggal memoles ke-20 atlet yang ada di Pelatnas saat ini untuk nanti kerucutkan menjadi 10 atlet (empat putri dan enam putra red). Tapi saya tetap senang dengan pencapain Awam di turnamen kali ini,” tandas Hendry.

Dalam turnamen catur cepat ‘Ramadhan Cup’ 2019, Awam mampu menjadi yang terbaik, mengalahkan GM Susanto Megaranto yang menjadi juara kedua, diikuti Cornelius Purba sebagai juara ketiga. Sedangkan dari kategori Kelompok Umur U-16, Dhafin Aulia menjadi juara pertama, mengalahkan Galang Aditya sebagai juara kedua, disusul Sulthon Martanto sebagai juara ketiga.

Sementara untuk kategori junior putri, dua atlet asal DKI Jakarta, yakni Neyla Felicia dan Cecillia Natalie menjadi yang terbaik, diikuti atlet asal Jawa Barat, Irene Rumiris yang menjadi juara ketiga.

“Senang bisa menjadi juara pertama di turnamen ini. Saya berharap bisa terus menambah pengalaman saya untuk bisa menjadi atlet nasional dan membela Indonesia di ajang internasional,” ungkap Neyla yang juga memiliki harapan yang sama seperti Cecillia.