Tundukan Petenis China, Nadya Juara Amman International Junior Championships 2019

JAKARTA, Indotimes.co.id – Petenis Indonesia Nadya Dhaneswara keluar sebagai juara tunggal putri turnamen tenis Amman International Junior Championships (AIJC) 2019.
Petenis putri berusia 17 tahun ini tampil luar biasa saat menundukan petenis China, Mengke Li dengan rubber set 1-6, 6-4 dan 6-4 pada final turnamen kategori J5 Federasi Tenis Internasional (ITF), di Lapangan Tenis Elite Club Epicentrum Kuningan, Jakarta, Minggu (27/10).

Keberhasilan Nadya meraih gelar pertamanya, menjadi puncak penampilan gemilang yang diperlihatkanya dalam turnamen junior internasional ini.

Petenis non unggulan asal Kediri tersebur, sebelumnya membuat kejutan saat menumbangkan petenis unggulan ketujuh asal China, Yiwendan Zhu (China) 6-1 6-3, di babak semifinal pada Sabtu (26/10) di tempat yang sama.

Tampil tanpa beban, Nadya sempat grogi menghadapi Mengke Li yang lebuh berpenagalam dan lebih senior darinya. Tertinggal 1-6 pada set pertama, namun Nadya mampu bangkit pada set kedua, dengan mengibangi gaya permainan Li Mengke.

Bahkan set kedua Nadya sempat unggul 4-1, sebelum diperkecil oleh Mengke Li menjadi 4-3. Namun Nadya yang tampil tenang mampu menjaga jarak, dan memenangkan set kedua denfan angka 6-4.

Mengke Li terus menekan dengan bola-bola tajam, namun Nadya yang telah mengetahui kelemahan lawan, memanfaatkan pengembalian bola-bola panjang, membuat Mengke Li kewalahan, dan sering membuat kesalahn sendiri. Set ketiga akhirnya mampu dimenangkan nadya juga dengan skor 6-4.

“Saya sempat grogi, terutama pada saat pertama, karena ini pengalamn pertama saya di final tenis internasional. Beruntunglah pada set kedua dan ketiga saya bisa mengimbangi permainan lawan, dan memanfaatkan kelemahan dia, sehingga akhirnya mampu memenangkan set dua dan set ketiga,” ujar Nadya seusai pertandingan.

Nadya juga mengaku bersyukur bisa menjadi juara di turnamen ini, apaladi dirinya sebagai petenis non unggulan. Yang membuat dirinya berhasil menjadi juara, karena memang motivasi untuk tampil yang terbaik, meski lawan yang di hadapi sangat berat, namun semua itu bisa dia lewati dengan baik.

“Semuanya itu berkat latihan dan kerja keras yang saya lakukan selama ini. Semua yang saya telah korbankan selama ini, telah membuahkan hasil, dengan menjuarai tenis Amman International Junior Championships 2019 untuk pertama kalinya,” ungkap Nadya.

Sementara itu pada nomor tunggal putra, gelar juara menjadi milik Gunawan ‘Gugun’ Trismuwantara, setelah di final menundukan petenis Indonesia lainnya Lucky Candra Kurniawan dengan skor 6-3 6-0 pada laga final.

Gugun mengaku senang mampu meriah gelar juara di turnamen ini, apalagi ini juga gelar untuk pertama kalinya yang dia raih. Dirinya memang yakin bisa menjadi juara di turnamen ini, karena sang lawan di final, Lucky Candra Kurniawan sudah sering bertemu bertemu dengannya di berbagai turnamen dalam negeri, dan dia hampir selalu memenangkan pertemuan dengan Lucky.

“Senang sekali ini, ini gelar single pertama saya dia ajang turnamen tenis internasional. Tentunya ini memotivasi saya untuk meraih prestasi yang di level yang lebih tinggi lagi,” tandas Gugun, usai pertandingan.

Untuk sektor ganda, yang berakhir pada Sabtu (26/10) kemarin, gelar juara ganda putra diraih pasangan gado-gado Kareem Abdul Hakim (Indonesia) yang berpasangan dengan Aryaan Bhatia (India), setelah pada laga final, Sabtu (26/10) menumbangkan unggulan kedua pasangan Taentawan Taddeo Majoli Maggioli (Thailand) / Gunawan Trismuwantara dengan skor 6-4 7-5.

Sedang juara ganda putri diraih pasangan Ella Simmons (Australia)/ Janice Tjen (Indonesia) yang menundukan pasangan kuat China, Mengke Li / Yiwendan Zhu (China) dengan skor 6-1 7-5.