Rebranding Koperasi ke Generasi Milenial Digalakkan

JAKARTA, Indotimes.co.id — Menteri dan Teten Masduki akan menggalakkan program rebranding sebagai upaya untuk memperkenalkan koperasi kepada komunitas anak-anak muda di berbagai kampus.

Dalam melaksanakan program tersebut Teten akan menggandeng Forum Komunikasi Besar Indonesia (Forkom-KBI).

“Oleh karena itu, bersama bapak-bapak yang juga best practice melakukan rebranding terhadap bagaimana supaya koperasi itu betul-betul menunjukkan koperasi yang sehat, bisa jadi model dari kapalisme global, kita bisa sama-sama,” kata Teten saat berdialog dengan pengurus Forkom KBI di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Minggu (10/11).

“Saya ingin ajak bapak-bapak sekalian untuk keliling saya akan buat program seperti itu, karena waktu di istana saya pernah buat program entrepreneur wanted. Saya keliling ke berbagai kampus bawa anak-anak muda yang inspirasi untuk membuat bisnis baru,” lanjut Teten.

Baca juga :  Kontribusi Koperasi Terhadap PDB Diproyeksikan Terus Meningkat

Teten mengatakan banyak di Indonesia yang berkualitas, baik dari bisnis, maupun kelembagaan. Sehingga menurutnya, hal ini patut untuk diperkenalkan kepada generasi milenial agar mereka bisa termotivasi mendirikan di lingkungan masing-masing.

“Saya ingin ajak bapak-bapak yang ada di sini untuk ke kampus-kampus, ke anak-anak muda untuk menunjukkan bahwa ini loh kita dengan bisa, juga sekaligus membangun image, membangun brand baru,” ujar Teten.

Dalam kesempatan tersebut, Teten juga mengatakan bahwa -koperasi besar yang notabene memiliki asset yang besar bisa bersaing dengan perusahaan BUMN untuk mengerjakan proyek- pemerintah, seperti membangun jembatan, pelabuhan, maupun bandara dan jalan.

“Saya kira sekarang itu seolah-olah itu pemain kelas pinggiran. Padahal kalau dilihat tadi bagus-bagus. Kenapa nggak koperasi mengerjakan pemerintah,” ucap Teten.

Pelaku menyambut baik program rebranding koperasi Menkop dan Teten Masduki. Menurut Djamil Hasyim, Ketua Kospin dan Pembiayaan Pracico Inti Utama, perlu disosialisasikan kepada generasi milenial karena ada kesan dari mereka bahwa koperasi itu sudah ketinggalan zaman.

Baca juga :  Call Center Kemenkop Terima Aduan Pelaku Koperasi dan UMKM

“Kita perlu mengkomunikasikan kepada masyarakat terutama anak-anak muda bahwa koperasi itu bukan seperti jaman dulu yang dipandang sebelah mata. Ke depan perlu kita tonjolkan bahwa koperasi sebagai sokoguru perekonomian Indonesia itu menjadi paling depan dalam membangun Indonesia,” kata Djamil.

Dalam acara dialog Menkop dan Teten dengan pengurus Forkom KBI turut hadir antara lain Sekretaris Kemenkop dan UKM Prof Rully Indrawan, Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM Suparno, serta Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM Yuana Sutyowati.