JAKARTA, Indotimes.co.id – Kontingen Jawa Barat keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV/2019 yang berakhir Minggu (24/11). Kepastian itu diperoleh setelah pada hari terakhir lomba, mereka mampu menyalip perolehan medali dari Kontingen DKI Jakarta, melalui cabang olahraga dayung.

Jabar keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 37 emas, 34 perak, dan 28 perunggu. Terpaut satu emas dengan DKI Jakarta yang mengumpulkan 36 emas, 34 perak, 28 perunggu.

Sementara posisi ketiga dihuni kontingen Jawa Timur dengan 29 emas, 30 perak, dan 43 perunggu.

Persaingan perolehan medali begitu ketat. sehari sebelumnya DKI Jakarta memimpin dengan 35 emas, 25 perak, dan 22 perunggu. Sementara Jabar di posisi kedua dengan 16 emas, 29 perak, dan 23 perunggu.

Namun pada hari terakhir lomba, Minggu (24/11) perolehan medali Jabar melesat terutama di cabang dayung dan renang.

Perolehan medali itu semakin mengokohkan mereka sebagai juara umum Popnas untuk yang ketiga kalinya secara beruntun, sejak Popnas XIII/Bandung 2015, Popnas XIV/Semarang 2017, dan Popnas XV/Jakarta 2019.

Sementara itu, Popnas XVI pada tahun 2021 mendatang, akan berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan.

Popnas Lahirkan Atlet Berprestasi

Sementata itu Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto berharap penyelenggaraan  Popnas menjadi pintu gerbang melahirkan atlet-atlet berprestasi Indonesia di masa depan.

“Kami berharap dari Popnas ini akan lahir legenda-legenda yang lain yang bisa mengharumkan Indonesia. Sebagai bentuk kepedulian negara kepada atlet, maka kami akan terus membangun pembinaan yang baik,” kata  Gatot dalam sambutannya saat penutupan Popnas XV di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Minggu (24/11) malam.

Gatot menyebut sejumlah atlet Indonesia banyak dilahirkan melalui Popnas seperti I Gede Siman Sudartawa (renang), Egy Maulana Fikri (sepak bola), hingga Lalu Muhammad Zohri (atletik).

Gatot juga berharap akan muncul lagi nama-nama baru yang akan meneruskan tongkat estafet olahraga Indonesia, tentunya dengan prestasi yang lebih baik dibanding saat ini.

“Adik-adik di Popnas ini kita anggap sangat penting. Atlet-atlet yang berasal dari Popnas telah jadi legenda,” pungkas Gatot.

Loading...