JAKARTA  (Indo Times) – Universitas Mercu Buana (UMB), hari ini (25/11) menggelar open house dan Festival UMB 12 di kampus Universitas Mercu Buana Warung Buncit, Jakarta Selatan. Program open house yang telah beberapa kali digelar ini bertujuan untuk mendekatkan UMB, dengan siswa sekolah.

Wakil Rektor Universitas Mercu Buana, Dr. Hadri Mulya mengatakan, pihaknya menyampaikan kepada ratusan siswa sekolah di Jakarta Selatan, terkait dengan keberadaan UMB. Menurutnya, hal tersebut sangat penting, agar siswa sekolah tidak salah dalam menentukan program studi yang akan diambil di bangku kuliah nanti.

“Open house ini dilakukan untuk mendekatkan UMB dengan sekolah-sekolah, baik guru dan siswa. Kita sampaikan berbagai hal, terutama terkait keberadaan UMB terhadap anak didik, supaya mengetahui, ketika mereka menentukan untuk melanjutkan studi. Mereka sudah punya informasi lengkap, khususnya tentang UMB,” tegas Wakil Rektor Universitas Mercu Buana, Dr. Hadri Mulya, di Kampus UMB Warung Buncit, Jakarta, Senin (25/11/2019)

Ia mengatakan, meskipun Kampus UMB Warung Buncit telah beroperasi, namun masih terbatas jumlah mahasiswanya. Menurutnya, persiapan tengah dilakukan dengan membangun gedung yang lebih lengkap agar dapat menampung mahasiswa yang lebih besar. Ditargetkan 4000 mahasiswa akan belajar di kampus tersebut

“Beroperasi, tahun ini sudah beroperasi. Kita lakukan persiapan komperhensif. Nantinya dibuka jumlah maksimum. Sekitar 400an mahasiswa,” katanya.

Hadri Mulya menjelaskan, saat ini UMB telah memiliki 4 lokasi, yaitu Kampus pusat di Meruya, Menteng, Kranggan dan Warung Buncit.

Sementara itu, Kepala Biro Marketing UMB, Fadillah Turahmah, ST,. MM mengatakan, open house dan festival UMB 12 digelar untuk menghidupkan kampus baru, dengan memperkenalkan UMB dan memperlihatkan fasilitas maupun keunggulan kampus.

“Tujuan utama untuk memperkenalkan UMB di kawasan warung buncit dan sekitarnya. Kami berharap dengan kegiatan ini akan menghidupkan kampus baru ini. Juga ingin memperlihatkan fasilitas keunggulan UMB,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai acara digelar dalam event ini diantaranya, sharing time fakultas, fashion show, games, hingga hiburan. Kegiatan tersebut, kata Fadillah Turahmah, diikuti oleh 243 siswa sekolah di Jakarta Selatan, yaitu SMKN 20, SMA Keluarga Widuri, SMK Al-Falah, SMK Bina Putra, SMK Kharismawita 2, SMK Pembangunan Jaya dan SMAN 109.

“Responnya luar biasa dari siswa sekolah. Diikuti oleh 243 siswa sekolah di Jakarta Selatan,” tambahnya.

Ia juga mengaku, tahun ini di kampus Warung Buncit telah beroperasi dan ada 69 mahasiswa reguler, 100 kelas karyawan dan pasca sarjana. Ditargetkan, tahun depan akan ada lebih dari 500 mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di kampus ini.

“Tahun depan punya target yaitu 500 untuk mahasiswanya,” kata Fadillah.

Sedangkan untuk program studi, tambah Fadillah, sama dengan di Kampus Pusat Meruya. Namun pihaknya menetapkan prodi unggulan, yaitu design, kegiatan ketrampilan dan teknik. Hal tersebut dikarenakan di wilayah sekitar, banyak sekolah menegah kejuruan (SMK).

“Karena ini banyak SMK. Jadi prodi seperti design, lebih kearah banyak kegiatan ketrampilan. Lalu teknik yang dibuka elektro,” kilahnya.

Loading...