JAKARTA, Indotimes.co.id – Tim dayung Indonesia terkendala dengan tertahannya peralatan yang akan digunakan oleh para atlet pada SEA GamesXXX/2019 Filipina. Beberapa hari jelang pertandingan, peralatan yang dikirim jauh-jauh hari via konteiner, kini masih tertahan di Hongkong.

“Sekitar tiga Minggu lalu, kami sudah mengirim peralatan menuju Filipina melalui Kargo. Namun, hingga saat ini peralatan kami masih tertahan di Hongkong sudah delapan hari ini, ” kata Eddy Suyono Sekjen PORSI di sela-sela Pengukuhan Kontingen Indonesia di Jakarta, Rabu(27/11).

Menurut Eddy, tertahannya, peralatan tim dayung Indonesia, bukan karena birokrasi melainkan karena badai yang sedang menerjang di Kawasan perairan Hongkong, beberapa waktu lalu.

“Memang kalo peralatan kita harus menggunakan kapal laut dan harus transit di Singapura atau Hongkong dan diperkirakan peralatan itu tiba di Manila pada 7 Desember mendatang, dimana pertandingan sudah selesai, ” ungkapnya.

Untuk mengatasi kendala itu, menurut Eddy pihak berupaya menghubungi panpel SEA Games 2019 yakni, Phisgoc agar dipinjamkan peralatan.”Akhirnya kami dipinjamkan peralatan untuk perahu rowing 1 set dan susulan peralatan melalui Kargo pesawat sebanyak menargetkan1 set perahu kano dan saat ini sudah ada di Singapura dan besok terbang ke Manila, ” tandas Eddy.

Cabang Dayung memulai pertandingan pada 3 Desember mendatang untuk nomer Canoeing sedangkan 7-8 untuk nomor TBR. Tim Dayung Indonesia sendiri menargetkan perolehan 5 emas.