Ditangkap karena Makar?, Polri: Sejumlah Aktivis Jalani Pemeriksaan
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar memberikan keterangan terkait penyelidikan penipuan jemaah calon haji di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/8)

JAKARTA, Indotimes.co.id – Penangkapan sejumlah aktivis pada pada Jumat pagi berbarengan dengan gelar aksi damai III oleh Markas Besar Kepolisian (Mabes ) diduga karena terindikasi melancarkan makar.

Namun dikonfirmasi lebih lanjut mengenai penangkapan sejumlah aktivis itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar belum bisa menjelaskan secara detail.

Boy Rafli Amar hanya menyampaikan saat sejumlah aktivis itu sedang menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

“Kalau sudah ada (informasi), nanti kita pasti sampaikan,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Berdasarkan informasi, sejumlah aktivis yang ditangkap dengan tuduhan makar Adityawarman, Kivlan zein, Racmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Jamran dan Rizal Kobar. Bahkan musisi yang belakangan ini aktif memprotes sikap Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), Ahmad Dani juga ikut ditangkap polisi.

Masih Pakai Sarung

Dalam penangkapan aktivis Sri Bintang Pamungkas pada Jumat pagi tadi di rumahnya oleh aparat Polisi melalui rekaman video yang beredar, Sri Bintang Pamungkas tampak masih menggunakan kain sarung dan duduk santai di kursi teras rumahnya. Pada kesempatan itu Sri Bintang Pamungkas sempat memberitahukan kepada istrinya.

Pada kesempatan itu, Sri Bintang Pamungkas sempat memberitahukan kepada istrinya. “Saya ditangkap yang,” ujar Sri Bintang kepada istrinya.

Mendengar pemberitahuan Sri Bintang Pamungkas, istrinya merasa bingung alasan polisi menangkap Sri Bintang Pamungkas. “Kok bisa,” ucap istri Sri Bintang Pamungkas.

Sri Bintang kemudian langsung menjawab pertanyaan dari sang istri. “Ya bisa orang punya kuasa bisa saja,” ujar Sri Bintang. (Ram)