JAKARTA, Indotimes.co.id – Juara kelas straw MMA nasional Gunawan Sutrisno, berhasil memenangkan duel melawan Sunny Khatri, petarung asal India, dalam International Fight, One Pride Pro Never Quit Fight Night 35, Sabtu (14/12) malam di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK) Senayan,Jakarta. Petarung berjuluk Wong Fei Hung ini berhasil menang lewat kemenangan angka mutlak, melalui pertarung seru tiga ronde.

Menghadapi fighter asal India, Sunny Khatri yang memiliki pengalaman tarung di level MMA dibeberapa negara, Gunawan tampil agresif dengan serangan-serangan frontalnya. Namun Sunny mampu mampu menghindari serangan-serangan Gunawan, dengan pengalamannya di ajang MMA.

Sunny pun berupaya mencari celah melepaskan take down ke sang lawan. Hingga akhirnya, saat laga berusia hampir tiga menit, Sunny bisa menjatuhkan Gunawan. Namun, Gunawan begitu licin dan mampu bertahan dari tekanan Sunny yang tergabung dengan Bali MMA, yang terkenal melahirkan para fighter andal MMA Indonesia itu.

Memasuki ronde kedua, tensi semakin meningkat, bahkan Gunawan sempat terkena hantaman Sunny yang membuat pelipisnya berdarah. Gunawan dan Sunny bergantian melepaskan serangan-serangan telak, namun kedua fighter andal mampu bertahan hingga ronde kedua berakhir.

Pertarungan ronde ketiga kian seru, baik Gunawan mapun Sunny, sama-sama ingin menumbangkan lawan di ronde akhir ini. Hingga petarungan usai, keduanya masih tetap kukuh, meski akhirnya Gunawan dinyatakan menang angka mutlak atas Sunny dalam pertarungan super ketat ini.

Sementara itu pada pertarungan perebutan sabuk gelar kelas bantam MMA nasional yang sedang lowong, antara Yusuf Susilo melawan Gugun Gusman berakhir secara dramastis.

Pada pertarungan ini Yusuf dinyatakan sebagai pemenang, setelah wasit dan dewan juri mendiskualifasi Gugun Gusman karena telah melakukan pelanggaran berat dalam pertarungan tersebut.

Gugun dinilai melakukan serangan pada deerah terlarang yang mematikan, yaitu dibagian belakang kepala dengan lutut, setelah Gugun berhasil menjatuhkan Yusuf lewat teknik double leg takedown pada ronde kedua. Saat menekan, Gugun melakukan pelanggaran tersebut, wasit Mustadi terpaksa menghentikan laga sejenak dan memberi peringatan keras ke Gugun.

Pertarungan terpaksa dihentikan, karena Yusuf mendapat penanganan dari tim medis karena tak bisa melanjutkan laga. Bahkan Yusuf harus dilarikan ke rumah sakit guna mendaptkan penanganan lebih lanjut. Wasit dan dewan juri akhirnya mendiskualifikasi Gugun dan menyatakan Yusuf sebagai juara kelas bantam.

Pertarungan lainnya di One Pride Pro Never Quit Fight Night 35, perbaikan peringkat kelas ringan antara Hendrik Tarigan melawan Ananda Wahyu, dimenangakan Hendrik dengan TKO pada ronde kedua.

Sementara pertarungan dikelas terbang antara Adi Rominto Manurung melawan Ridwan Kholik akhirnya dimenangkan Adi Rominto dengan angka mutlak. Kemenangan ini membuka peluang Adi Rominto bertarung menantang juara kelas terbang One Pride Pro Never Quit, Suwardi.