LIBEREC, Indotimes.co.id- Setelah menunggu sekitar 16 tahun (terakhir Susanto Megaranto jadi GM tahun 2004), akhirnya Indonesia melahirkan kemvali seorang Grand Master. Itu terjadi setelah Novendra Priasmoro mencetak kemenangan pada turnamen catur Liberec Open di Liberec, Republik Ceko, Kamis (27/2)  malam, waktu setempat.

Torehan ini makin terasa spesial bagi Novendra lantaran ia sukses meraih kemenangan ketujuh secara beruntun di turnamen tersebut.

Pada babak tujuh itu, Novendra mengalahkan IM Klaudia Kulon (2335) dari Polandia. Pecatur binaan PT United Tractors itu menang pada angka 25 pembukaan Serangan Trompowsky. Kemenangan ini memperkukuh Novendra sebagai pemimpin klasemen sementara dengan angka sempurna 7 poin.

Namun yang lebih penting, keberhasilan itu memastikan kebutuhan tambahan rating sebanyak 11 poin Novendra dalam memenuhi persyaratan rating GM sebesar 2500, terlampaui. Ia dapat tambahan 2,9 poin sehingga tabungan rating Novendra sudah mencapai 11,4 poin, sementara rating Novendra saat ini 2493.

“Akhirnya jadi GM juga setelah 4 kali nyaris tapi gagal terus. Dua kali gagal di Praha Open, sekali pada dwitarung Jakarta Open dan sekali di kejuaraan dunia junior tahun 2018 saat cuma butuh dua poin rating saja. Saat itu, rating saya sudah 2498,” jelas Novendra yang disampaikan Manajer Tim United Tractors, Kristianus Liem dalam pesan WhatsApp dari Liberec.

Kristianus yang juga Ketua Bidang Prestasi PB Percasi, menambahkan Novendra masih akan menjalani dua babak lagi, delapan dan sembilan. Novendra menargetkan merebut 1,5 poin untuk memastikan gelar juara tyrnamen ini.

Pada babak 8, Novendra akan bertemu IM Akash G (2449) dari India yang pekan silam menjadi Juara Praha Open 2020.

Loading...