JAKARTA, Indotimes.co.id – Persebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia makin tinggi. Pemerintah menyebut, hingga Sabtu (4/4) ada 2.092 kasus positif, 150 pasien sembuh, dan 191 orang meninggal. Belum terbendungnya virus yang kali pertama dilaporkan di Wuhan, Tiongkok itu membuat kebutuhan alat kesehatan bagi petugas medis di tanah air makin meningkat.

JHL Group menyadari, petugas kesehatan sebagai garda terdepan penanganan virus ini membutuhkan banyak alat kesehatan. Oleh sebab itu, grup bisnis milik pengusaha Jerry Hermawan Lo ini, melalui Merah Putih Kasih Fondation (MPKF) Peduli akan memberikan bantuan berupa, ribuan alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan medis lainnya. “Bantun ini termasuk masker hingga sarung tangan standar medis. Akan kami akan datangkan 7.300 APD untuk tenaga medis,” kata Jerry.

Untuk mempermudah konsolidasi, JHL Group mendirikan posko bantuan Covid-19 di depan JHL Auto, Gading Serpong. Posko itu sudah berdiri sejak Senin, 30 Maret 2020 lalu. Hingga kini, JHL Group sudah memberikan ribuan masker, sarung tangan dan vitamin ke banyak rumah sakit dan puskesmas di kawasan Tangerang dan sekitarnya.

Misalnya, untuk RS Melati, RS Qadr, RS Tiara, RS Daan Mogot, RS Ilanur Balaraja, RS Selaras Cikupa, RS Permatan Hati Cikupa, RS Sitanala, RS Sari Asih, RS Cinta Kasih, RS Mitra Keluarga Gading Serpong, RS Selaras dan Puskesmas Pakuhaji. Dimana setiap rumah sakit mendapatkan bantuan sekitar 2.000 masker, 130 box sarung tangan standar medis dan 1.500 setrip vitamin.

Bantuan JHL Group saat ini memang lebih banyak disalurkan untuk petugas medis di Kawasan Tangerang, yaitu merupakan lokasi JHL Group berada. Terlebih lagi perkembangan kasus Covid-19 di daerah Banten juga kian bertambah.Seperti dilaporkan pemerintah pada Sabtu (4/4), di Provinsi Banten ada 173 kasus terkonfirmasi virus korona. Lalu, ada 7 pasien sembuh, dan 17 meninggal dunia. Kasus di Banten merupakan tertinggi ketiga di Indonesia setelah DKI Jakarta dengan 1.028 kasus, dan Jawa Barat dengan 247 kasus.

Tak ketinggalan, Jerry juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk semua dokter, perawat dan tenaga medis di seluruh Indonesia yang. Sebab, mereka berada di garda terdepan untuk menanggulangi wabah Corona. “Saya mewakili JHL Group tak pernah bosan memberikan hormat setinggi-tingginya kepada semua tenaga medis yang terus berjuang. Semoga mereka tetap semangat dan terus diberikan kesehatan sehingga bisa melayani masyarakat di tengah pandemi COVID-19 ini,” imbuh Jerry.

Sebagai pengusaha di Tangerang, menurut Jerry JHL Group tidak hanya memberikan bantuan untuk petugas medis. Tetapi juga masyarakat umum yang terdampak. Para pekerja harian yang masih mencari rejeki bisa dikatakan rentan terjangkiti virus. Itulah kenapa, pemerintah membuat kebijakan untuk tetap di rumah atau bekerja dari rumah.

Untuk menjaga para pekerja harian dari dampak ekonomi yang menurun, JHL Group menyiapkan kebutuhan pokok. Mulai dari beras, hingga mi instan. Bantuan tersebut akan diberikan kepada para pekerja harian seperti ojek online, pembantu rumah tangga, hingga petugas kebersihan.

Jerry menambahkan, untuk tahap awal JHL Group menyediakan 60 ton beras dan 2000 dus mie instan. “Intinya, kami ingin menunjukkan tanggung jawab sebagai manusia yang peduli dan membantu sesama. Terutama, bagi yang membutuhkan,” ujar pengusaha yang memulai usaha dari nol itu.

Untuk memastikan bantuan tersebut sampai ke tangan yang tepat, JHL Group tidak mendistribusikan sendiri. Tetapi, menggandeng instansi-instansi terkait di sekitar Tangerang. Dengan melibatkan Polres Metro Tangsel, Kodim 0506 Tangerang dan Pemkab Tangerang. Meski saat ini masih fokus di Tangerang, Jerry memastikan kemungkinan untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah lain sangat terbuka.

“Semoga bantuan ini bisa berguna dan bermanfaat untuk lingkungan Tangerang dan sekitarnya,” ujar Jerry sembari berharap pandemi COVID-19 ini segera berlalu.

Loading...