Dampak Covid-19, Pemerintah Akan Kucurkan Bantuan Likuiditas bagi Koperasi

JAKARTA, Indotimes.co.id – Pemerintah telah sepakat untuk mengucurkan bantuan khusus kepada koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan di tengah .

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki setelah rapat terbatas secara virtual dengan topik Lanjutan Pembahasan Program Mitigasi Dampak Terhadap , Kecil, dan Menengah yang dipimpin Presiden Jokowi dari Istana Merdeka Jakarta, (29/04) mengatakan telah disepakati bahwa koperasi akan diberi dana likuiditas.

“Untuk koperasi, tadi sudah disepakati, ada dana likuiditas yang akan dikucurkan lewat KUMKM bagi koperasi simpan pinjam yang mengalami kesulitan pembiayaan,” kata Teten.

Di tengah pandemi saat ini banyak koperasi yang melaporkan kesulitan operasional karena anggotanya tidak sanggup membayar cicilan dan banyak juga yang sekarang menarik simpanan di koperasi simpan pinjam.

“Ini nanti bisa mengajukan ke LPDB KUMKM nanti LPDB bisa menggunakan perlindungan kredit Jamkrindo dan Askrindo,” katanya.

Baca juga :  Pelaku Koperasi dan UMKM Diajak Produksi Masker Kain

Namun Teten menegaskan akan ada -syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh koperasi simpan pinjam ketika mengajukan pembiayaan ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM yang merupakan BLU di bawah Koperasi dan UKM.

“Dan kami juga harus memastikan seluruh dana likuiditas untuk koperasi simpan pinjam itu juga tepat sasaran kepada koperasi yang betul-betul sehat,” kata Teten.

Tercatat hingga saat ini ada sekitar 60.606.000 pelaku usaha termasuk koperasi yang belum tercatat sebagai nasabah perbankan atau dengan kata lain belum terjangkau akses pembiayaan.

Bagi mereka ditegaskan akan diberikan kesempatan dan peluang untuk mendapatkan fasilitasi kredit bagi melalui maupun Mekaar.