ilustrasi.ist

JAKARTA, Indotimes.co.id – Pemulihan ekonomi RI mulai terdampak Covid-19 pada Maret 2020 silam hingga ekonomi Indonesia merosot pada posisi terbawah pada April-Mei 2020, diperkirakan membutuhkan waktu hingga 2021 mendatang.

Tim Asistensi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Raden Pardede dalam webinar di Jakarta, Selasa (9/6) mengatakan, pada Juni 2020 memasuki masa keluar dari pandemi, bergerak menanjak namun belum pulih sepenuhnya sampai vaksin itu ditemukan.

Untuk itu, kini target pemerintah dalam pemulihan ekonomi yaitu pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan pekerjaan, dan pengurangan kemiskinan. Dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) pemerintah mengalokasikan dana total Rp677,20 triliun termasuk kesehatan Rp87,55 triliun.

Selain itu, untuk perlindungan sosial dialokasikan Rp204 triliun dan sektor riil atau usaha mencapai Rp384,4 triliun.

Tak hanya dari pemerintah, ia mendorong swasta juga ikut mendorong perekonomian nasional agar ekonomi Tanah Air bisa kembali pulih. “Ini yang diharapkan menjadi pemicu untuk menggerakkan kita tumbuh ke depan,” katanya.

Meski demikian, Pardede memproyeksikan pemulihan ekonomi Indonesia akan terjadi hingga ditemukan vaksin Covid-19. Namun ekonom senior ini menambahkan, penemuan vaksin virus corona jenis baru itu di luar kendalinya karena pihaknya tidak melakukan riset terkait vaksin. “Jika pada 2021 vaksin ditemukan, diperkirakan ekonomi Indonesia baru bisa pulih sebagian,” katanya.