JAKARTA, Indotimes.co.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan mengusung tiga tema besar pada puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020, pada, 9 September mendatang, di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP PON) Cibubur Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, seusai membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Strategi Olahraga Prestasi Cabang Olahraga Dayung dan Wushu yang diselenggarakan Deputi Pembinaan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (25/8) malam.

Menurut Zainudin, tiga tema besar, yang diusung pada pada puncak peringatakan Haornas 2020 kali ini meliputi Sports Science, Sport Tourism dan Sport Industry.

Peringatakan Haornas 2020 kali ini memang berbeda, ditengah pandemi yang terjadi saat ini, perayaanya pun menyesuaikan dengan protocol kesehatan yang berlaku. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan hadir secara virtual dari Istana Negara pada Haornas kali ini, termasuk menteri terkait, seperti Menteri Perindustrian dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta melibatkan secara virtual para kepala dinas olahraga serta ketua KONI dari 34 provinsi di Indonesia.

“Dengan Sports Science, prestasi ini bisa diukur dan dipandu atlet sejak dini. Tidak ada lagi yang namanya menang karena keberuntungan. Semua ada perhitungannya,” ujar Zainudin.

Zainudin, mengungkapkan sudah saatnya Indonesia mengembangkan Sport Tourism seperti di Thailand. Apalagi, wisata di Indonesia lebih beragam dibandingkan Thailand, dimana Indonesia memiliki kekayaann alam seperti pantai dan laut, serta pegunungan, yang sangat potensial untuk Sport Tourism. “Hanya tinggal bagaimana mau mengkreasikannya, untuk menjual paket wisata olahraganya. Sehingga ekonomi bisa tumbuh,” paparnya.

Begitu pula halnya dengan Sport Industry, dimana selana ini masih banyak peralatan olahraga di Indonesia yang didatangkan dari luar negeri. Aspek ini tengah diperjuangkan Kemenpora, yang ingin bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Menpora menambahkan pandemi covid-19 sangat berdampak terhadap perkembangan olahraga di Indonesia. Sebab, sejumlah kegiatan olahraga pada tahun ini banyak yang ditunda, tidak hanya olahraganya itu sendiri, namun juga sektor ekonomi yang ada disekitarnya yang mengalami dampak, terutama masyarakat kecil yang selama ini tergantung dari kegitan olahraga itu sendiri.

“Kondisi inilah yang menjadi konsen Kemenpora pada peringatan Haornas tahu ini. Bagaimana olahraga kita harus bangkit menghadapi kondisi seperti ini,” pungkas Zainudin.