JAKARTA, Indotimes.co.id – Mantan Ketua Umum PSSI LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai wacana PSSI yang akan menaturalisasi lima pemain muda asal Brasil untuk squad Timnas U-19, harus ada relevansinya.

“Nasionalisme itu sekarang sudah bergaul dengan humanisme. Jadi sebenarnya naturalisasi itu bukan lagi soal halal atau haram di dunia olahraga. Sehingga seharusnya tidak menjadi kontroversi. Hanya, memang harus ada relevansinya. Artinya naturalisasi yang datang dari inisiatif federasi, hanya relevan jika pemain tersebut ada hubungan sejarah atau darah keturunan,” ungkap La Nyalla yang Ketua DPD RI itu.

Menurut La Nyalla, lain halnya, jika inisiatif itu datang dari individu atlet atau pemai itu sendiri. Tidak perlu dipersoalkan relevansinya. Jadi, tambah LaNyalla, PSSI harus mendengar pendapat publik, terkait wacana yang kini menjadi pro kontra kalangan pencinta sepak bola di tanah air.

“Sebab, yang saya dengar, lima pemain muda asal Brazil yang sekarang dititipkan untuk main di sejumlah klub di Indonesia, itu inisiatif PSSI. Maka, wajib mempertimbangkan faktor relevansi tadi,” tandas tokoh asal Jawa Timur, yang sangat akrab dengan dunia sepakbola dalam negeri tersebut

La Nyalla menambahkan, jika mengacu pada Statuta FIFA terkait FIFA Eligibility Rules di pasal 7, lima pemain itu memang tidak memenuhi salah satu dari empat syarat relevansi naturalisasi.

Adapun pemain yang dapat dinaturalisasi adalah pemain yang lahir di negara bersangkutan, atau salah satu orang tua kandung pemain lahir di negara tersebut, atau kakek/nenek sang pemain lahir di negara tersebut, dan atau pemain telah menetap di negara tersebut minimal selama lima tahun, terhitung saat usianya mencapai 18 tahun.

Sebagaimana diketahui saat ini ada lima pemain muda asal Brasil, yang bergabung untuk tiga klub peserta Liga 1, Arema FC, Persija Jakarta, dan Madura United, menjelang dilanjutkan nya kompetisi Liga 1 yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan pengakuan manajemen ketiga klub tersebut, para pemain remaja asal ‘Negeri Samba’ merupakan pemain titipan PSSI yanga akan dinaturalisasi untuk squad timnas U-19 memghadapi Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatangf.
Kelima pemain muda tersebut adalah Thiago Apolina Pereira dan Maike Henrique Irine De Lima yang bermain untuk Persija Jakarta. Kemudian ada Hugo Guilherme Corre Grillo dan Pedro Henrique Bartoli yang bergabung dengan Arema FC. Serta satu pemain lainnya, adalah Robert Junior Rodrigues Santos yang tampil untuk Madura United.

Pihak PSSI melalui Direktur Teknik, Indra Sjafri membantah rencana naturalisasi tersebut, menurutnya kehadiran para pemain remaja tersebut murni urusan klub Liga 1, tidak ada kaitannya dengan PSSI.