Tugas Berat Didepan Mata, PP Perbasi Dituntut Kerja Maksimal

JAKARTA, Indotimes.co.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman meminta jajaran Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) periode 2019-2023 yang baru saja dilantik untuk langsung bekerja secara maksimal, mengingat tugas berat kedepan telah menunggu.

“Kegiatan besar sudah menungu, dimana Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA Worl Cup 2013. Tentunya hal ini membutuhan kesiapan yang matang, dimana peran PP Perbasi menjadikunci utama,” ujar Marcoanto, dalam sambutanya sesuai melantik kepengurusan PP Perbasi periode 2019-2023 di Gedung KONI Pusat Senayan, Jakarta, Jumat (23/10).

Menurutnya momentum tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan oleh PP Perbasi,baik dari segi prestasi maupun potensi lainnya, seperti Sport Tourism sebagaimana diminta yang dicanangkan pemerintah dalam hal ini Menpora saat Haornas tahun 2020 belum lama ini.

Begitu juga dalam mempersiapkan tim pada dua even akbar yang akan diikuti nantinya (FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023) agar PP Perbasi juga menerapkan Sport Science dengan baik agar prestasi olahraga yang diraih bisa optimal.

“Tentunya semuanya ini selaras dengan Haornas yang dicanangkan Menpora yaitu Sport Science, Sport Industry dan Sport Tourism, dapat diimplementasikan,” imbuh Marciano

Pada kesempatan itu, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) juga berharap IBL dapat segara digelar kembali. IBL dapat digelar jika pemerintah sudah memandang penanganan Covid-19 sudah baik.

Marciano menambahkan IBL dapat digelar di daerah zona oranye, kuning dan hijau, serta daerah tersebut tidak menggelar Pilkada. Tentunya penyelenggaraannya juga harus terapkan protokol kesehatan yang ketat dan didampingi Satgas Covid-19. “Tujuannya supaya pembinaan olahraga tetap berjalan tanpa menularkan Covid-19. Hal ini memberikan ruang bagi para atlet, para pelatih dan miaereka yang terlibat kegiatan olahraga,” tandasnya.

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, dalam sambutannya secara virtual memberikan selamat kepada kepengurusan PP Perbasi periode 2019-2023 yang baru saja dilantik.

Menurutnya Kemenpora memberikan dukungan penuh kepada PP Perbasi untuk dapat bekerja secata maksimal dalam pembinaan olahraga bola basket di Tanah Air. Pihaknya berharap pembinaan olahraga basket lebih menonjol.

Hal ini menurut Zainudin, terkait arahan Presiden Joko Widodo pada Haornas 2020 belum lama ini. “Kita me-review ekosistem pembinaan olahraga prestasi, dari hulu hingga hilir kita review sehingga kita menemukan satu format pembinaan yang baik. Tentunya PP Perbasi dapat memberikan kontribusi dalam pembentukan Grand Design Olahraga Nasional,” tandasnya.

Dukungan juga diberikan Menpora terkait persiapan Indonesia selaku tuan rumah dua kegiatan besar yang melibatkan PP Perbasi, yaitu tuan rumah FIBA Asia Cup 2021 serta FIBA World Cup 2023.

Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih menyampaikan terima kasih atas pelantikan terhadap kepengurusan PP Perbasi serta dukungan dari KONI Pusat, NOC (KOI) serta Kemenpora atas kepengrusan yang dipimpinya ini.

“Atas nama pengurus yang baru dilantik, saya ucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Pusat dan jajarannya yang sudah melantik”, katanya. “Mohon bimbingan agar bisa bersama membangun olahraga Indonesia khususnya bola basket,” ujar Danny Kosasih.

Pihaknya juga meminta dukungan penuh dari Kemenpora, KONI Pusat maupun NOC (KOI) agar PP Perbasi yang dipimpinya empat ke depan mampu meriah prestasi yang membanggakan serta memabwa nama harum Bangsa Indonesia.

Terkait program pembinaan, pihaknya memiliki komitmen penuh dalam program pembinaan olahraga bola basket di Indonesia. Program pembinaan telah berjalan dengan baik, secara rutin untuk berbagai kelompok usia mulai dibawah 10 tahun, usia 12-14 tahun, usia 16-18 dan usia 19-22 tahun.

Begitu juga kejuaran ataupun turnamen untuk kelompok usia tersebut, yang dilaksanakan hampir disemua provinsi, sudah berjalan dengan baik, terutama untuk kelompok usia muda, dimana terdapat ratusan klub untuk usia ini, dimana kompetisinya pun sudah bergulir yaitu Developmental Basketball League (DBL).