MATARAM, Indotimes.co.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali ingin lintasan atletik di Nusa Tenggara Barat (NTB) direnovasi. Menurutnya, NTB merupakan salah satu daerah yang menghasilkan sprinter hebat yang berhasil membawa prestasi Indonesia, salah satunya Lalu Muhammad Zohri.

Demikian disampaikan Zainudin ketika meninjau Stadion Utama Gelanggang Olahraga Mataram, Selasa (24/11). Menteri menilai, lintasan atletik yang ada didalam stadion tersebut perlu untuk direnovasi. Ini bertujuan agar NTB tetap konsisten dan terus menghasilkan penerus Zohri dimasa mendatang.

“Saya pikir NTB adalah salah satu sumber atlet nasional. Mayoritas atlet dari sini adalah atletik. Atlet yang disini sudah berkontribusi, mengibarkan bendera merah putih di event-event olahraga, termasuk Lalu Muhammad Zohri yang berhasil menjadi juara dunia,” kata Zainudin

Zohri yang merupakan putra asli dari NTB ini berhasil meraih medali emas nomor lari 100 meter putra pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior U-20 di Finlandia pada 2018. Prestasi yang ditorehkan sprinter andalan Indonesia tersebut tentunya merupakan pencapaian yang membanggakan.

Dalam peninjauannya, menteri adal Gorontalo ini memberikan perhatian khusus mengenai lintasan atletik. Sebab, lintasan tempat Zohri berlatih dahulu cukup prihatin. Lintasannya rusak. Bergelembung. Kondisi ini tentu tidak nyaman untuk berlari karena bisa tersandung. Dia berharap, lintasan ini bisa direnovasi agar bisa terus menghasilkan sprinter-sprinter hebat kedepannya.

“Terima kasih NTB yang sudah menyumbangkan atletnya ditingkat nasional maupun internasional. Bahkan atlet-atlet NTB bisa meraih prestasi serta mengibarkan bendera merah putih disetiap event olahraga. Semoga NTB semakin maju dan berprestasi olahraganya,” tandas Zainudin

Ketua Umum KONI NTB, Andy Hadianto menyampaikan terima kasih atas perhatian Menpora terhadap perkembangan olahraga didaerahnya. Diakuinya, sarana prasarana di NTB sangat minim. Termasuk juga lintasan atletik di Stadion Utama Gelanggang Olahraga Mataram.

“Terima kasih atas kehadiran Pak Menpora. Ini sungguh kejutan bagi kami karena Pak Menpora berkenan hadir di NTB lalu juga memberikan perhatian terhadap sarana prasarana olahraga. NTB sendiri banyak menyumbangkan atlet bagi Indonesia. Bahkan atlet berprestasi seperti Zohri. Sesungguhnya banyak atlet yang berpotensi disini,” katanya.

Andy menerangkan, meski sarana prasarana di NTB sangat terbatas, tapi atlet-atlet tetap memiliki tekad yang kuat untuk menorehkan prestasi. Dia berharap fasilitas olahraga, termasuk lintasan atletik bisa direnovasi agar bisa digunakan untuk latihan.

“Untuk lintasan atletik sudah ditinjau Pak Menpora ya, kita lihat lintasannya bergelembung, rusak. Jika digunakan untuk lari pasti tersandung. Bahkan jalan juga bisa tersandung. Kita harap ini bisa direnovasi agar atlet bisa berlatih dan akan muncul penerus Zohri baru. Untuk saat ini, lintasan itu hanya bisa digunakan untuk pemanasan, latihan ringan, dan menjaga kebugaran,” tandas Andy.