JAKARTA, Indotimes.co.id – Ada yang istimewa dalam kegiatan ‘Main Bola Yuk’ dengan Youth Fun Juggling Competition yang digelar Kementeran Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI di Wilayah Jakarta Selatan, Kamis (10/12). Tak lain adalah kemampuan salah seorang peserta, yang mampu mencatatkan waktu juggling terlama selama 36 menit 45 detik saat mengikuti kompetisi, memecahkan rekor sebelumnya yang dilakukan peserta kompetisi serupa di Lamongan Jawa Timur.

Kepiwaian Ashari pemain muda asal Sepak Bola (SSB) ASIOP Jakarta Selatan dalam menjuggling kulit bundar, memang patut dicungi jempol, dimana dia mampu melakukan itu lebih dari setengah jam (36 menit 45 detik).

Pelajar kelas 8 SMP Negeri 73 Jakarta Selatan, mengaku kemampuanya ini dicapai berkat ketekungannya berlatih, sejak dia pertama kali masuk SSB ASIOP sejak usia 5 tahun. “Saya dari kecil sudah latihan juggling. Di umur 5 tahun sudah juggling lebih dari 100. Di umur 7 saya sudah juggling 600 kali,” ujar remaja kelahiran Jakarta 20 Agustus 2006 ini.

Ashari yang bermain di posisi gelandang di tim SSB ASIOP, memang bercita-cita ingin menjadi pemain timnas, seperti Evan Dimas Darmono yang menjadi squad Timnas senior saat ini.

Itulah yang memotivasi dirinya untuk terus tekun berlatih selama ini, termasuk pada saat pandemi saat ini. “Saya ikut ini hanya untuk have fun saja, tidak ada target apa-apa. Kedepan saya ingin menjadi pemain timnas dan ingin bermain juga di Liga Eropa,” kata pemain muda yang juga mengidolakan Lionel Neymar dan Cristiano Ronaldo.

Ramainya pemberitaan persiapan timnas U-19 Indonesia menghadapi ajang Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang, diakuinya sangat memotivasi dirinya bisa seperti itu kelak. Terlebih lagi beberapa pemainya, juga bermain di klub-klub Eropa.

Ashari mengakui kemampuanya dalam menjuggling bola, bukan didapat begitu saja, tentunya berkat latihan yang telah dialkukan selama ini. Bahkan atas kemapuanya itu, dia beberapa kali ikut sang kakak tampil di acara free styler bola di sekolah-sekolah. “ Saya sudah biasa juggling, hampir setiap hari jika ada kesempatan saya terus berlatih, terlebih lagi pada saat pandemi ini “ tandasnya.