JAKARTA, Indotimes.co.id – Universitas YARSI (UY) menggelar Webinar Mainstreaming Indonesia Bersih Bersama YARSI: Menjaga Lansia dari Covid-19, Sabtu (5/12/2020) yang diikuti lebih dari 300 peserta secara online melalui aplikasi Zoom Meeting dan ditayangkan secara live streaming di YouTube: Yarsi TV.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Universitas YARSI dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko-PMK) dan Forum Rektor Indonesia (FRI).

Acara ini dihadiri oleh Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D (Rektor Universitas YARSI), Ir. Tuty Kusumawati, MM. (Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta) yang juga memberikan kata sambutan. Kemudian menampilkan narasumber dr. Faizal Drissa Hasibuan, Sp.PD KHOM. (Dosen FK Universitas YARSI), Dr. Rifqatussa’adah, SKM, MKes. (Dosen FK Universitas YARSI), Dr. Kholis Ernawati, S.Si, MKes. (Dosen Universitas YARSI), dan Dr. dr. Fathul Jannah, MSi. (Dosen FK Universitas YARSI), serta dipandu oleh dr. Yulia Suciati, M. Biomed, Ph.D. (Dosen FK Universitas YARSI) sebagai moderator.

Rektor Universitas YARSI, Fasli Jalal mengatakan, pihaknya mendukung Kemenko-PMK yang menjadi sponsor utama dari kegiatan ini, untuk bersama-sama ikut membangun Gerakan Nasional Revolusi Mental yang tengah dicanangkan. Sebagaimana diketahui bahwa perubahan yang mendasar itu harus terjadi di setiap individu bangsa Indonesia di setiap keluarga Indonesia yang jumlahnya mencapai 73 juta.

“Kami, Universitas YARSI tentu siap mendukung untuk bermitra di dalam upaya melakukan berbagai hal yang direncanakan oleh gerakan nasional revolusi mental itu yang mengusung 5 (lima) topik besar yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri dan Gerakan Indonesia Bersatu,” ungkap Prof. Fasli Jalal.

Ia juga sangat memuji peran pemerintah, terutama dalam bidang kebersihan untuk menunjukkan pola hidup bersih dan sehat. Hal itu untuk membuktikan bahwa walaupun di tengah pandemi Covid-19, kita tetap saling menjaga, baik menjaga diri dan lingkungan, terutama mereka yang lanjut usia.

“Sebab, orang-orang lanjut usia yang rentan terhadap dampak Covid-19, karena faktor umur dan daya tahan tubuhnya sangant lemah, serta banyak mempunyai penyakit bawaan.  Oleh sebab itu, sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kita untuk menjaga mereka dari penularan penyakit ini,” jelas Prof. Fasli Jalal.

Sementara itu, Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Ir. Tuty Kusumawati, MM mengatakan, sangat gembira dilaksanakannya webinar ini dan tema yang diusung sungguh tepat dan strategis, serta sejalan dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Hal tersebut sudah dituangkan ke dalam bentuk instruksi gubernur nomor 25 tahun 2020, dimana semua yang berdomisili di DKI Jakarta ini diharapkan saling menjaga dan saling melindungi, terutama kepada kelompok-kelompok yang rentan terhadap Covid-19.

“Utamanya adalah para lansia, di era pandemi Covid-19 ini, tentu menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga mereka, baik di rumah masing-masing yang ada lansianya, atau di lingkungan rumah kita yang tidak ada lansia dan juga masyarakat secara umum,” tegas Tuty Kusumawati membuka acara secara resmi.

Sedangkan, Dosen FK-UY yang juga selaku ketua panitia kegiatan, dr. Yusnita, M.Kes, DiplDk menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Universitas YARSI sebagai salah satu universitas yang mempunyai pengalaman panjang di bidang kesehatan memokuskan pada gerakan Indonesia bersih yang merupakan gerakan pada perilaku Germas, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), dan Zerro Waste (bebas sampah). Kegiatan webinar pada hari ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang digelar oeleh UY diantara lomba Isi Piringku, YARSI Sehat 2-K Virtual Walk, dan TAS-VISI atau lomba RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) berlangsung dari tanggal 5 – 12 Desember 2020.

“Dalam kegiatan ini, kami menggandeng mitra strategis kami di lingkungan kampus Universitas YARSI, yaitu RPTRA Harapan Mulia, RPTRA Rawa Indah, RPTRA Beringin, dan RPTRA Anggrek. Kegiatan Lomba Foto Isi Piringku dan Lomba YARSI Sehat 2-K Virtual Walk dilaksanakan pada tanggal 6-10 Desember 2020, sedangkan Lomba RPTRA Sehat Bebas Covid-19 Bersama YARSI (TAS-VISI) tanggal 6-11 Desember 2020. Ketiga kegiatan tersebut dibuka untuk umum,” jelas dr. Yusnita.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku masyarakat untuk melakukan Germar dan PHBS, terutama menjaga diri pada saat pandemi ini,” terang dr. Yusnita.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan dukungan Kader dan pengelola RPETRA, para Lurah tempat RPETRA berada, Dinas DPAPP (Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk) Jakarta pusat dan Dinas DPAPP Provinsi DKI Jakarta, dan seluruh panitia. Semoga acara ini dapat berjalan lancar dan bermanfaat, serta semoga Allah memberkahi kita melakukan upaya peningkatan kesehatan masyarakat ini,” harap dr. Yusnita.

Sebelumnya, Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) merupakan suatu gerakan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa melalui implementasi Revolusi Mental yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, berkeadilan dan sejahtera berlandaskan Pancasila.

Gerakan Nasional Revolusi Mental memerlukan inisiatif dari semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama bergotong-royong mengubah keadaan bangsa menjadi lebih baik dan lebih maju sesuai harapan rakyat. Semua komponen bangsa diharapkan berperan sebagai agen perubahan yang merupakan bentuk nyata aktivitas GNRM.