JAKARTA, Indotimes.co.id – Menko Bidang Kemaritiman dan Ivnestasi, Luhut Binsar Pandjaitan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) periode 2021-2025 dalam Kongres PASI secara virtual, Senin, 25 Januari 2021.

Luhut, terpilih menggantikan ketua umum sebelumnya,almarhum M Hasan atau yang akrab dipanggil Bob Hasan.

“Pak Luhut Binsar Pandjaitan terpilih secara aklamasi pada KOngres PASI virtual yang dihadiri 34 Pengrov PASI se-Indonesia,” kata Sekjen PB PASI demisioner, Tigor Tanjung yang dihubungi melalui telepon selular.

Kongres yang dijadwalkan berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB itu berlangsung lebih cepat. Seluruh Pengprov PASI memberikan dukungan penuh kepada Luhut Binsar Pandjaitan.

LBP panggilan akrab Luhut Binsar Pandjaitan tampil sebagai Ketua Umum menggantikan Bob Hasan yang meninggal dunia karena sakit pada 31 Maret 2020 lalu. Luhut maju sebagai calon tunggal setelah lebih dulu mengeluarkan surat pernyataan bersedia menjadi Ketua Umum PB PASI pada 19 Januari lalu.

Baca juga :  Gandeng University of Camberra, UNJ Terapkan Sport Science

Bagi Luhut, keterlibatannya dalam dunia olahraga bukan yang pertama kali. Pasalnya, dia pernah menjabat sebagai pimpinan induk cabam olahraga di Tanah Air. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Federasi Karate-Do Indonesia (PB FORKI) periode 2001-2010.

Ucapan selamat atas terpilihnya LBP disampaikan pelari marathon, Mari Lawalata yang memastikan Indonesia menjadi juara umum pada SEA Games Manila 1991.

“Selamat buat pak Luhut Binsar Pandjaitan atas terpilih memimpin PB PASI periode 2021-2025. Semoga prestasi olahraga atletik Indonesia bisa lebih baik ke depan,” tandas Maria Lawalata.

Sebelumnya mantan sprinter nasional Mardi Lestari juga, menyambut baik dan mengapresiasi keinginan Luhut untuk memimpin PB PASI.

Mardi berharap semoga pada kepemimpinan Luhut prestasi atletik Indonesia lebih baik dari sebelumnya. Begitu juga dengan program pembinaan, peraih empat medali emas SEA Games 1989 hingga 1993 itu berharap Luhut bisa melanjutkan program Bob Hasan yang menggunakan pelatih asing serta sering mengirimkam para atlet Pelatnas mengikuti try out ke luar negeri.