JAKARTA, Indotimes.co.id – Pihak Manajemen operator Kompetisi Indonesian Basketball League ( IBL) sudah menyerahkan semua data seluruh peserta Kompetisi IBL 2021 kepada pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk didaftarkan sebagai peserta vaksinasi Covid-19.

“Kami sudah serahkan seluruh data peserta mulai dari pemain, ofisial, petugas lapangan, wasit hingga panitia kepada Kemenpora agar bisa didaftarkan sebagai penerima vaksinasi Covid-19,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah sebagimana dilansir dari laman IBL Indonesia, Senin (1/8).

Upaya ini adalah sebagai bentuk komitmen IBL, Perbasi dan Kemenpora untuk melakukan upaya terbaik bagi keselamatan seluruh peserta dan amannya Kompetisi IBL 2021 yang akan dilakukan secara gelembung.

Pada Senin (1/3), semua klub sudah melakukan tes PCR swab kepada masing-masing personil mereka. Sebanyak 10 tim yang akan berlaga sudah melakukan PCR pertama sebagaimana yang dipersyaratkan. PCR kedua akan dilakukan 6 Maret mendatang.

Baca juga :  Joanne Jaga Gengsi Tuan Rumah

Seperti diberitakan sebelumnya pihak operator IBL menjadwalkan memulai kompetisi IBL 2021 pada 10 Maret di Robinson Cisarua Resort, Bogor, Jawa Barat secara gelembung. Fase pertama babak kompetisi regular akan berlangsung di Robinson Cisarua.

“Kemudian menginjak fase kedua alias babak play-off hingga final akan berlangsung di Mahaka Square Arena, Kelapa Gading Jakarta Utara, juga dengan sistem gelembung,” tandas Junas.

Terkait bakal; digulirannya kemebali Kompetisi IBL 2021 tersebut, pihak operator atau manajemen IBL sudah mempresentasikan persiapan mereka dengan semua pihak terkait mulai dari Kemenpora, Polri, BNPB/Gugus Tugas Covid-19, KONI Pusat hingga PP Perbasi pada pertengahan pekan lalu. Semuanya memberikan apresiasi dan mendukung rencana itu, Namun hanya tinggal menunggu terbitnya surat izin dari kepolisian.