JAKARTA, Indotimes.co.id – Menteri dan Olahraga (Menpora ) menerima audiensi Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi) di ruang kerjanya di lantai 10, gedung Kemenpora, Jakarta Pusat, Selasa (6/4). 

Hadir dalam pertemuan Ketua Umum PB Perkemi, Syaifudin Aswari Rivai, Sekretaris Jenderal, Arif Chandra, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita dan Majelis Tinggi PB PerkemiI, Laksdya (Purn) Agus Setiadji. 

Menpora Amali mengatakan, kedatangan PB Perjemi untuk melaporkan kegiatan dan aktivitas yang dijalankan selama ini termasuk juga menjelaskan terkait Perjemi dan hubungannya dengan Shorinji Kempo di Jepang. 

“Hari ini saya menerima ketua umum dan pengurus besar serta pendiri Perkemi, mereka melaporkan aktivitas yang sudah dilakukan selama ini serta berbagai hal,” kata Menpora Amali usai pertemuan. 

Selain itu, Menpora Amali juga menyampaikan bahwa kedatangan PB Perkemi untuk melaporkan dan meminta dukungan terkait rencana keikutsertaan mereka dalam kejuaraan dunia Kempo dan Sea Games 2023 nanti. 

Baca juga :  Pelatnas Renang Olimpiade Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

“Tentu pemerintah sangat mengapresiasi dan mendorong dan kehadiran dari beliau-beliau ini ke tempat kami itu sebagai pertanda bahwa kami sangat menyambut baik kepengurusan PB Perkemi dibawah ketua umum Pak Aswari,” jelasnya. 

Pada kesempatan ini, Menpora juga menyampaikan bahwa pemerintah mendorong pengurus besar dan para atlet  agar Shorinji Kempo tetap bersemangat 

“Kami mendorong supaya para pengurus dan atlet-atletnya tetap semangat. Walaupun sekarang sedang pandemi. Tetapi tidak mengurangi keingingin untuk melakukan berbagai hal supaya olahraga kempo ini tetap eksis,” ungkapnya. 

Sementara itu, terkait adanya adanya dua organisasi Kempo. Menpora Amali menegaskan bahwa sikap pemerintah mendukung organisasi Kempo tertua di Indonesia yakni Perkemi yang sudah berusia 56 tahun dan statusnya hukum di Kementerian Hukum dan HAM. 

“Kita lihat aja sejarahnya, kemudian bagaimana tercatatnya di Kementerian Hukum dan HAM dan di KONI. Di KONI itu mereka ini (Perkemi) terdaftar. Mereka ada di 33 provinsi,” papar Amali. 

Baca juga :  Tidak Muluk-Muluk, Target Satu Gelar Indonesia di Daihatsu Indonesia Master 2019

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PB Perkemi, Syaifudin Aswari Rivai mengungkapkan bahwa organisasinya sudah berumur 56 tahun dan sudah tersebar di 33 provinsi di seluruh Indonesia. 

“Kita memiliki 1800 dojo, tempat berlatih di seluruh Indonesia. Kita memiliki kurang lebih 350 ribu kenshi aktif dan kita sudah mengikuti kegiatan-kegiatah dari Popnas, PON, sampai ke Sea Games. Bahkan kita pernah menjadi juara umum mendapatkan begitu banyak medali di Sea Games,” jelasnya. 

Oleh karena demikian, dia berharap dukungan pemerintah khususnya Kemenpora dalam setiap event yang akan diikuti Perjemi kedepan. “Kami berharap Pak Menteri agar kiranya kami mendapat dukungan untuk mengikuti Sea Games 2023 nanti di Kamboja. Pak Menteri terimakasih responnya. Terimakasih dukungannya, kepada Perkemi,” pungkas Aswari.