Gubernur Banten Serahkan Bantuan Hibah secara simbolis ke BAZNAs Provinsi Banten

SERANG, Indotimes.co.id-Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) berpesan kepada jajaran dan penerima Bantuan untuk menyampaikan amanah hibah dengan benar. Hal itu diungkap Gubernur usai menyaksikan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah yang dilanjutkan penyerahan secara sombolis Bantuan Gubernur Banten kepada Lembaga non Pondok Pesantren senilai Rp10,31 miliar di Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 158 Kota Serang (Selasa, 27/4/2021).

“Saya sangat menjaga dan menghormati kiyai. Dengan adanya PHD (Perjanjian Daerah, red), sampaikan amanah ini dengan benar,” ungkap Gubernur.

“Kita harus mampu mengendalikan diri, khususnya di tengah menjalankan ibadah puasa seperti saat ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengaku prihatin dan sedih bahwa niat baiknya untuk memberikan bantuan ke Pondok Pesantren ternyata membawa masalah hukum. Bantuan atau insentif ke Pondok Pesantren sebagai bentuk ke Pondok Pesantren yang sejak kemerdekaan membangun dan mendidik masyarakat tanpa pamrih dan tanpa mengharap jasa.

Baca juga :  PKPRT Pemuda Depok Tutup Rangkaian  Program Literasi Pranikah Kemenpora

Dikatakan, saat dirinya menjabat Walikota Tangerang, setiap tahun pihaknya memberikan bantuan atau insentif ke Pondok Pesantren, para guru ngaji, juga untuk para marbot.

“Makanya saya optimis bantuan ini sampai kiyai dan memberikan manfaat. Mungkin karena jumlahnnya tidak sebanyak di sini. Itu yang membuat saya sedih,” ungkap Gubernur.

“Janganlah uang yang diamanahkan ke kiyai dipotong. Jangan sampai terulang lagi. Tetap menjaga integritas, sampaikan amanah itu dengan benar,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga berpesan bahwa bantuan harus dipertanggungjawabkan. Harus ada komitmen transparansi dan akuntabilitas dari penerima hibah.

Sementara itu Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Gunawan Rusminto melaporkan Bantuan Gubernur Banten untuk Non Pondok Pesantren mencapai Rp10,31 miliar.

Dalam kesempatan itu, perwakilan penerima Bantuan Gubernur Banten Non Pondok Pesantren antara lain : Majelis Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Forum Silaturrahmi Pondok Pesantren (FSPP), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Banten, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Orda Banten, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Banten, Pimpinan Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Banten, Lembaga Seni dan Qosidah Indonesia (LASQI) Provinsi Banten, serta Forum Majelis Taklim Provinsi Banten. (msa)