JAKARTA, Indotimes.co.id – Menteri dan Olahraga (Menpora) memberikan terhadap suporter yang patuh dan tertib selama penyelenggaraan pramusim Piala 2021. Dan, Menpora sebaliknya mengecam oknum suporter yang membuat ulah dan tidak mematuhi protokol kesehatan.   

“Mereka (suporter) yang tertib ini harus diapresiasi, jangan sampai jutaan suporter yang sudah patuh ternodai oleh sebagian kecil oknum,” kata Zainudin usai melakukan rapat evaluasi penyelenggaraan Piala di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (27/4)

Penyelenggaraan pramusim ini sendiri berjalan dengan sukses dan lancar. dijalankan dengan baik. Tidak ada suporter yang datang ke stadion. 

“Jadi kami mengapresiasi kepatuhan suporter selama pramusim ini. Penyelenggaraan aman, lancar, dan tertib. Kita harus suporter yang selama turnamen patuh dan tertib serta tidak berkerumun dan juga tidak nonton bareng,” jelas Zainudin. 

Baca juga :  Masa Depan E-Sport Jadi Simposium Haornas 2019 Banjarmasin

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Dia mengapresiasi dan berterima kasih kepada suporter yang selama ini sudah patuh dan tertib. Berkaitan dengan ulah oknum suporter berkerumun di dan juga oknum suporter yang melakukan perusakan di Bandung, PSSI sangat menyesalkan kejadian tersebut. 

“Kasihan suporter yang sudah tertib dan patuh selama Piala Menpora, dirusak oleh oknum suporter yang tidak bertanggung jawab. Tentu ini akan menjadi evaluasi,” ujarnya, pria yang akrab disapa Iwan Bule ini. 

Kendati demikian, Iwan optimis kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bisa mendapatkan izin. Sebab, penyelenggaran pramusim Piala 2021 berjalan dengan sukses, lancar, dan menerapkan protokol kesehatan. “Kita tetap mengajukan permohonan Liga 1 dan Liga 2 agar bisa bergulir kembali. Ini (kompetisi) penting bagi pembinaan sepak bola kita,” pungkas Iwan Bule.