Jakarta, indotimes.co.id- Seiring berpindahnya RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) Pemerintah Provinsi Banten, sekaligus bentuk komitmen Gubernur dalam penyehatan Banten, kini bank yang sempat dalam status  BDPK (Bank Dalam Pengawasan Khusus) oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) kini sudah beroperasi normal.

“Terima kasih ke OJK, yang membimbing kita sehingga beroperasi normal, bank yang sehat bisa mengelola apapun,” ungkap Asda 2 Setda M Yusuf usai mengikuti Rapat Pembahasan Tindak Lanjut dan Komitmen Penyehatan di Kantor OJK, Menara Radius Prawiro Lt. 23 Jl MH Thamrin No.2 Jakarta Pusat (Senin, 31/5/2021).

sudah beroperasi normal,” tegasnya.

RKUD Pemprov Banten, lanjut M Yusuf, kini seluruhnya sudah di Banten. Tinggal pengelolaan yang baik untuk kesinambungan Bank Banten.

Dikatakan, dalam rapat itu BRI menegaskan komitmennya untuk membantu secara B to B (business to business)

Hal senada juga diungkap oleh Dirut Banten Agus Syabarrudin. Pihaknya ucapkan terima kasih kepada serta BRI atas dukungan teknis dan asistensi selama satu tahun.

Agus juga berharap, BRI tak hanya berhenti di asistensi. Menururnya, BRI memiliki konglomerasi keuangan, sehingga perlu B to B.

“Kami bersiap untuk terus meningkatkan kerja sehingga Banten sejajar dengan bank-bank lainnya dan berkontribusi terhadap Banten,” ungkapnya.

Sementara itu Komisaris Banten Hasanuddin mengungkapkan, meminta kesehatan Banten dijaga.

“Kita akan menjaga kinerja Banten,” tegasnya. (msa)