JAKARTA, Indotime.co,id –  OSL  Indonesia ,  perusahaan  Pedagang  Aset  Keuangan Digital  (PAKD)  yang  berizin  resmi  dan  diawasi  oleh  Otoritas  Jasa  Keuangan  (OJK), resmikan  kantor  barunya.  Tandakan  komitmen  jangka  panjang  pada  pertumbuhan  dan pemberdayaan  industri  aset  keuangan  digital  di  Indonesia  berbasis  standar  kepatuhan global.

Kehadiran  kantor  fisik  ini  menjadi  langkah  strategis  untuk  memperkuat  hubungan dengan  nasabah,  mitra,  komunitas,  KOL,  dan  pemangku  kepentingan,  sekaligus membuka  ruang  dialog  dan  kolaborasi  yang  lebih  dekat  dengan  ekosistem.  Dengan prinsip  “Built  on  Your  Feedback,  Empowered  by  Global  Compliance”,  OSL  berkomitmen membangun platform dan layananan berdasarkan kebutuhan pengguna.

President  Director  OSL  Indonesia,  Ivan  Arilito  menyampaikan  bahwa  peluncuran  kantor ini  bukan  sekadar  mengenai  kehadiran  fisik,  tetapi  merupakan  bentuk  komitmen perusahaan  untuk  semakin  dekat  dengan  ekosistem  Indonesia.  Dalam  hal  ini,  kantor OSL  dapat  menjadi  wadah  untuk  mendengarkan  tanggapan  dan  saran,  sekaligus berinteraksi secara langsung dengan ekosistem OSL Indonesia.

“Sebagai  platform  crypto  exchange  dengan  standar  global  yang  hadir  ke  Indonesia, kami  berkomitmen  untuk  memberikan  layanan  sesuai  kebutuhan  investor  Indonesia. Selain  hadir  dengan  kantor  fisik,  kami  juga  menghadirkan  program  Voice  of  Customer (VoC)  bagi  pengguna  dan  komunitas  OSL  Indonesia.  Ini  merupakan  rangkaian komitmen jangka panjang kami di pasar aset digital Indonesia,” jelas Ivan.

Lebih  lanjut,  Voice  of  Customer  (VOC)  menjadi  wadah  bagi  pengguna  untuk menyampaikan  masukan,  kritik,  dan  saran  yang  dapat  menjadi  referensi  dalam pengembangan  produk.  OSL  Indonesia  juga  menghadirkan  Market  Buzz,  yang menyajikan  berita,  informasi  pasar  secara  real-time  ,  guna  membantu  pengguna memahami  perkembangan  pasar  dan  mengambil  keputusan  investasi  secara  lebih terukur.

Ke  depan,  OSL  Indonesia  akan  berfokus  pada  pengembangan  platform  berbasis kebutuhan  pengguna,  manajemen  risiko,  dan  proses  operasional  yang  berdasar  pada perkembangan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga: OKX Perkuat Kepercayaan melalui Proof of Reserves dan OKX Protect

OSL  Indonesia  mendorong  setiap  pengguna  untuk  melakukan  riset  mandiri  (Do  Your  Own  Research/DYOR) sebelum  bertransaksi,  termasuk  memahami  karakteristik,  mekanisme,  dan  dokumentasi  masing-masing  aset  digital, mengingat  setiap  aset  dapat  memiliki  profil  risiko  yang  berbeda.  Konten  yang  dibuat  oleh  OSL  Indonesia  bertujuan untuk edukasi dan informasi semata

“Pertumbuhan  industri  aset  digital  perlu  dibangun  di  atas  kepercayaan,  kepatuhan, edukasi,  dan  inovasi.  Kami  optimistis  terhadap  potensi  pasar  Indonesia  dan  akan  terus mengambil  pendekatan  jangka  panjang  sebagai  platform  perdagangan  aset  kripto  di Indonesia,” tambah Ivan.

Untuk  menjawab  kebutuhan  pengguna  yang  beragam,  OSL  Indonesia  mengembangkan layanan  seperti  Quick  Buy/Sell  untuk  kebutuhan  transaksi  spot,  Auto  Invest  melalui strategi  DCA  bagi  investor  jangka  panjang,  serta  OSL  Elite  untuk  pengguna  dengan kebutuhan transaksi dan layanan yang lebih besar.

Dengan  menggabungkan  pengalaman  global,  kehadiran  lokal,  kepatuhan,  dan pendekatan  berbasis  pengguna,  OSL  Indonesia  berkomitmen  untuk  terus  tumbuh bersama  ekosistem  dan  berkontribusi  pada  perkembangan  aset  digital  Indonesia  yang semakin matang dan bertanggung jawab.

Melalui  pendekatan  tersebut,  OSL  Indonesia  ingin  membangun  platform  yang  tidak hanya  membawa  pengalaman  dan  standar  global  ke  Indonesia,  tetapi  juga  terus berkembang  berdasarkan  kebutuhan  pengguna  lokal.  Namun,  perlu  dipahami  bahwa perdagangan  dan  investasi  aset  digital  memiliki  risiko,  termasuk  fluktuasi  harga,  risiko kehilangan modal, likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi.

Oleh  karena  itu,  pengguna  perlu  memahami  karakteristik  dan  risiko  aset  digital, melakukan  riset  secara  mandiri,  serta  mempertimbangkan  profil  risiko  dan  kondisi masing-masing sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI

OSL  Indonesia  mendorong  setiap  pengguna  untuk  melakukan  riset  mandiri  (Do  Your  Own  Research/DYOR) sebelum  bertransaksi,  termasuk  memahami  karakteristik,  mekanisme,  dan  dokumentasi  masing-masing  aset  digital, mengingat  setiap  aset  dapat  memiliki  profil  risiko  yang  berbeda.  Konten  yang  dibuat  oleh  OSL  Indonesia  bertujuan untuk edukasi dan informasi semata

 DISCLAIMER

Transaksi  aset  kripto  memiliki  risiko  tinggi  dan  berpotensi  mengalami  kerugian.  Pahami risikonya  sebelum  bertransaksi.  OSL  Indonesia  mendorong  setiap  pengguna  untuk  melakukan riset  mandiri  (Do  Your  Own  Research/DYOR)  sebelum  bertransaksi.  Konten  yang  dibuat  oleh OSL  Indonesia  bertujuan  untuk  edukasi  dan  informasi  semata.  OSL  Indonesia  mendorong pengguna  untuk  bertransaksi  sesuai  dengan  profil  risiko,  tujuan,  dan  kemampuan  finansial masing-masing.

TENTANG OSL INDONESIA

OSL  Indonesia  adalah  perusahaan  Pedagang  Aset  Keuangan  Digital  (PAKD)  yang  berizin  resmi dan  diawasi  oleh  Otoritas  Jasa  Keuangan  (OJK),  berkomitmen  menghadirkan  standar kepatuhan berkelas global bagi masyarakat Indonesia.

OSL  Indonesia  terdaftar  sebagai  Penyelenggara  Sistem  Elektronik  (PSE)  di  Kementerian Komunikasi  dan  Digital  Republik  Indonesia  (KOMDIGI),  serta  tergabung  sebagai  anggota Indonesia Crypto Exchange (ICEX) dan Crypto Asset Clearing Indonesia (CACI). Informasi lebih lanjut:  https://www.osl.com/id-id/ .