- Advertisement -

Akhirnya, SIWO DKI Terima Medali Emas Sepak Bola Porwanas 2022

Akhirnya, SIWO DKI Terima Medali Emas Sepak Bola Porwanas 2022
- Advertisement -

JAKARTA, Indotimes.co.id – Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) DKI Jakarta menerima secara simbolis medali emas cabang sepak bola Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2022 yang digelar di Malang Raya, Jawa Timur.

Penyerahan medali emas di lakukan selepas acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SIWO yang diikuti oleh 34 SIWO Provinsi dari seluruh Indonesia pada Minggu (18/2) di Candi Bentar, Putri Duyung Cottage, Ancol Jakarta.

Penyerahan medali dilakukan oleh tuan rumah Porwanas 2022 Jawa Timur dalam hal ini oleh Dwi Budiono Setiawan diterima Ketua SIWO DKI Jakarta Fitriyanto dan disaksikan Ketua SIWO Pusat Agus Susanto, Sekjen SIWO PWI pusat Erly Bahtiar dan seluruh peserta Rakernas.

- Advertisement -

Sebelumnya pada Final sepak bola Porwanas 2022 , yang digelar pada 22 November 2022 di lapangan Universitas Negeri Malang, antara SIWO DKI Jakarta melawan tuan rumah SIWO Jawa Timur, karena faktor cuaca hujan yang cukup lebat dengan disertai sambaran petir yang membahayakan keselamatan pemain.

Demi keselamatan pemain maupun perangkat pertandingan di lapangan, pertandingan memperebutkan medali emas tersebut untuk tidak digelar, dan diputuskan juara bersama, DKI Jakarta dan Jawa Timur berhak meraih medali emas.

Di karenakan stok medali emas saat itu tidak ada, maka pemberian medali baru hanya untuk kontingen tuan rumah. Akhirnya setelah menunggu sekian lama, Panitia Pelaksana Porwanas menyerahkannya pada Rakernas SIWO kali ini.

Ketua SIWO DKI Fitriyanto menyambut dengan rasa bahagia penyerahan medali emas tersebut, “Alhamdulillah akhirnya medali emas ini sudah kita terima. Ini sebagai pengakuan bahwa DKI berstatus juara bersama cabang sepak bola Porwanas 2022.”

“Keputusan Panpel tidak menggelar laga final saat petir menyambar sudah tepat demi keselamatan pemain. Belum lama ini terjadi di Bandung, seorang pemain sepak bola meninggal di lapangan saat sedang bermain akibat tersambar petir. Saya memberikan apresiasi Panpel, karena Porwanas adalah ajang silaturahmi wartawan,” tegas Fetruk sapaan akrab Fitriyanto.

- Advertisement -
Exit mobile version