JAKARTA, Indotimes.co.id – Promotor olahraga bela diri mixed martial arts OnePride MMA sukses menggelar Fight Night 52 Fight for Glory, pada Sabtu  (6/11)
malam.

Menghadirkan laga utama perebutan sabuk juara kelas Lightweight dan 3 laga perbaikan peringkat, OnePride MMA FN 52 berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Partai utama OnePride MMA Fight Night 52, perebutan gelar
kelas lightweight,  sang juara Angga “The Hitman”  sukses mempertahankan sabuk juara yang disandangnya sekaligus berhak atas sabuk abadi, karena tiga kali berhasil mempertahankan  sabuk gelar juara.

Menghadapi sang penantang
Wicaksono, Angga tampil percaya diri memenangkan laga krusial ini.

Awal pertarungan kedua fighter bermain atas dan jual beli serangan. Angga melakukan take down dan melakukan pukulan yang terarah dan tepat ke arah Wicaksono.

Wicaksono dengan cepat berhasil berdiri, namun Angga kemudian melakukan standing guillotine choke dan membawa Wicaksono ke bawah.

Angga melakukan teknik kuncian d’arce choke. Wicaksono tak berkutik, Wicaksono akhirnya menyerah. Angga “The Hitman” berhasil mengalahkan Wicaksono di ronde pertama 3 menit 33 detik.

Kemenangan ini sukses mengamankan Sabuk Juara Kelas Lightweight miliknya dan meraih Sabuk Abadi OnePride MMA. Angga berhak mendapatkan gelar sabuk abadi usai mempertahankan sabuk juara tiga kali beruntun.

Baca juga :  Muhammadiyah: Pelantikan Pemimpin Bangsa Momentum Penting yang Harus Dijaga

“Pertarungan malam ini sesuai dengan rencana, karena Bang Wicak bisa bermain atas dan bawah jadi saya berusaha main aman. Setelah ini saya mau rayakan dengan makan-makan bebas dulu 2 hari. Kalau untuk ke depannya saya ingin sekali partai internasional jika dipercaya oleh OnePride” kata Angga.

Pada laga Co-main event partai perbaikan peringkat kelas welterweight, antara  Sandi Pramana kontra Iman Lesmana. Ronde pertama dimulai Iman melakukan clinch dan berusaha menjatuhkan Sandi, Iman mendapat mount position dan melakukan ground and pound, namun Sandi berhasil lepas. Iman kembali melakukan kuncian-kuncian mulai dari RNC, sampai triangle choke. Sandi akhirnya berhasil berdiri, dan lepas dari Iman. Kembali Iman melakukan pukulan dan tendangan ke arah Sandi yang terus mencoba bertahan sampai ronde pertama berakhir.

Ronde kedua dimulai, Iman kembali mendominasi dan membawa Sandi bermain bawah. Sandi mencoba melakukan triangle choke, namun gagal, Iman justru lolos dan memberikan serangan bertubi-tubi ke arah Sandi yang masih bertahan dan akhirnya membalikan keadaan, Iman berhasil lepas dan berdiri, keduaanya bermain atas.

Ronde ketiga dimulai Sandi langsung melakukan clinch dan berusahan melakukan take down. Namun, akhirnya Iman yang  berhasil melakukan take down, wasit sempat menghentikan pertarungan karena Iman melakukan pelanggaran dengan memukul bagian belakang kepala Sandi. Wasit kembali menghentikan pertarungan sebanyak dua kali dan memberikan kartu kuning kepada Iman akibat pukulan dan tendangan Iman ke arah kemaluan Sandi.

Baca juga :  UMB Gelar Pameran Seni Nurture to Nature

Pertarungan berlanjut, keduanya melakukan jual beli serangan pada detik-detik akhir ronde. Juri akhirnya memutuskan kemenangan poin untuk Iman Lesmana.

Sedang pada partai perbaikan peringkat di kelas bantamweight,  Alfiandi  melawan Alex Batubara, dimenangkan Alfiandi.

Sejak ronde awal Alfiandi  melakukan serangan, lewat
tendangan dan pukulan. Alex berupaya melakukan clinch, nanun Alfiandi terus menekan dan akhirnya berhasil melakukan take down dan melepaskan elbow dan knee ke wajah Alex.

Namun dengan cepat Alex berdiri. Kedua fighter bergantian melakukan take down, Alfiandi berhasil melakukan knee ke arah perut Alex sebelum ronde pertama berakhir.

Ronde kedua Alfiandi memulai serangan dan melakukan take down kembali. Alex berusaha bangkit dan membalikan keadaan, namun Alfiandi justru menghujam Alex dengan pukulan.

Ronde ketiga dimulai keduanya melakukan jual beli pukulan dan tendangan. Alfiandi melakukan serangan bertubi-tubi, Alex akhirnya terpojok. Wasit menghentikan pertarungan, Alfiandi sukses mengalahkan Alex di ronde ketiga.

Baca juga :  Demo Dilarang, Pengamat Nilai untuk Waspadai Perusuh

Sebelumnya di laga pembuka,  pada partai perbaikan peringkat kelas atom,  antara Syarjan Sadik melawan Aminudin,  dimenangkan Aminudin  dengan TKO pada ronde ketiga.

Awal pertarungan Aminudin mencoba membawa Syarjan bermain bawah dengan melakukan take down. Syarjan berusaha menahan pukulan dari Aminudin.  Amudin mendapat mount position, ia menghujani Syarjan dengan Elbow sampai ronde pertama berakhir.

Ronde kedua dimulai, keduannya melakukan jual beli pukulan. Namun, pukulan keras dilepaskan Aminudin dan langsung membuat Syarjan terjatuh. Aminudin kembali mendominasi dengan ground and pound dan melakukan pukulan berkali-kali namun Syarjan masih tetap bertahan sampai ronde kedua usai.

Di ronde ketiga power Syarjan mulai berkurang, Aminudin kemudian melakukan take down dan kembali dengan ground and pound, ia kembali menghujani pukulan-pukulan ke arah Syarjan. Wasit akhirnya menghentikan pertarungan, Aminudin memenangkan pertarungan secara TKO di ronde ketiga.

One Pride MMA adalah promotor MMA terbesar di Indonesia menghadirkan lebih dari 400 petarung dari 50 klub yang tersebar di Indonesia. Untuk berita terbaru terkait One Pride MMA, silakan kunjungi www.onepride.net, ikuti kami di Twitter @OnePrideTVOne, Instagram, Youtube, dan FB di @OnePrideIMMA.