JAKARTA, Indotimes.co.id – Dewan Pimpinan Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) meminta kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali untuk melaunching program Pemuda Mengaji.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus, saat melakukan audiensi kepada Menpora Zainudin Amali di kantor Kemenpora, Selasa (30/3), yang juga dihadiri Wakil Ketua Umum Yeyen Munawar serta Sekjen BKPRMI Ahmad Rizkon.

Menurut Said, program tersebut digagas lantaran riset menunjukkan 60 persen pemuda muslim dari Aceh sampai Papua tidak bisa mengaji.

“Hasil riset dari kawan-kawan ada sekitar 60 persen pemuda Islam Indonesia yang Islam tidak bisa mengaji dari Aceh sampai Papua. Karena itu kami bikin program ini dan kami berharap Pak Menteri bisa melaunching program Pemuda Mengaji ini,” kata Said usai audiensinya.

Said menjelaskan, usai dilaunching, kegiatan Pemuda Mengaji ini rencananya akan dilaksanakan perdana di Masjid Pemuda Al-Muwahiddin Kemenpora pada tanggal 13 April 2021 dan terus berlanjut di seluruh Indonesia.

Baca juga :  Robohkan Bangunan, BMKG Catat 5 Kali Gempa Susulan

“Di awal Ramadan setelah Ashar, pemuda mengaji dimulai di masjid Menpora ini. Kalau Pak Menteri berkenan sebelum buka puasa kami akan tadarus dengan seluruh DPW se- Indonesia melalui zoom. Kami disini nanti sekitar 30 sampai 50 orang. Ini dimulai dari masjid Kemenpora dan terus berjalan sampai 29 Ramadan di seluruh provinsi,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Said juga melaporkan kegiatan lainnya yang akan diselenggarakan BKPRMI, seperti Rakernas yang dirangkaikan dengan Latihan Mujahid Dakwah (LMD) II untuk wilayah Bali, NTB dan NTT yang dilaksanakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 8 – 10 April mendatang.

Ia juga menuturkan sejumlah kegiatan lain yang akan dilaksankan beberapa bulan kedepan antara lain melantik 2 juta Pemuda Mengaji, Festival Pemuda Islam, Festival Anak Saleh dan Festival Pemuda Islam ASEAN.

Sementara itu pada bagiannya, Menpora Zainudin Amali mengapresiasi kinerja dan perhatian BKPRMI terhadap pemuda Islam Indonesia. Salah satunya dengan program Pemuda Mengaji yang akan dilaunching tersebut. “Kita semua prihatin pemuda kita tak bisa mengaji, tapi saya lihat fungsi BKPRMI, dimana ada masjid disitu BKPRMI bisa berjalan,” ujar Zainudin.

Baca juga :  Menunggu Babak Baru Kerjasama PWI Jaya dan Bakrie Amanah

Politikus Partai Golkar itu juga mengapresiasi upaya-upaya BKPRMI dalam memperjuangkan dan memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan insentif untuk guru-guru ngaji. “Saya sangat mendukung BKPRMI, ini karya nyatanya. Kami apresiasi dan terimakasih peran BKPRMI di tengah masyarakat,” pungkasnya.