JAKARTA, Indotimes.co.id – Prestasi luar biasa ditunjukan
Kurnia Stable, yang tampil sebagai juara umun pada Equestrian Championship League (ECL) 2021, di lintasan berkuda Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu-Minggu (13-14/11/2021).

Stable milik Fatchul Anas ini keluar sebagai juara umum dengan torehan empat medali emas dan satu perunggu.

Prestasi mentereng ini ditorehkan Kurnia Stable, lewat kakak beradik Muhammad Akbar Maulana (Akbar) dan Muhammad Akbar Kurniawan (Aan) di final Equestrian Championship League (ECL) 2021.

Duet kakak beradik asal DKI Jakarta ini menorehkan prestasi mereka pada nomor-nomor berkuda dressage (tunggang serasi) dan jumping (lompat halang rintang).

Di kelas Dressage Elementary Open, Akbar mengungguli lawan-lawannya, Muhammad Rafi Fatinaya (Branchsto Equestrian Park) dan Marko Wowiling (Equinara Horse Sport).

Sementara sang adik, Aan bersinar di nomor Dressage Advance Open. Aan menambah emas bagi Kurnia Stable dengan mengalahkan Asep Lesmana (APM Equestrian Center) dan Xian Onnodhia N Habibie (Arthayasa).

Ayahanda keduanya, Fatchul Anas mengaku bangga dengan prestasi kedua putranya ini yang konsisten sejak seri pertama hingga kelima

“Harapan saya tentu saja yang terdekat mereka bisa membawa tim DKI juara umum di Kejurnas Equestrian, Desember 2021 mendatang di Parongpong, Bandung. Dan, tentu saja agar mereka bisa mengibarkan bendera Merah Putih di ajang-ajang internasional tahun depan,” tutur Fatchul Anas yang juga merupakan Dewan Pengawas di Pengprov Pordasi DKI Jakarta ini.

Kedua putra Fatchul Anas ini memang kenyang pengalaman. Aan juga tampil sempurna di kelas jumping yang melombakan lompatan setinggi 105 centimeter open.

Aan merebut gelar juara diikuti Evalia Purnama (Equinara Horse Sport) dan Marco Momuat (Aragon Equestrian Sport) menempati posisi ketiga.

Tak cuma itu. Aan juga meraih medali emas di kelas halang rintang setinggi 115 centimeter U-21. Ia mengalahkan Glory Gabriella Surya (Arthayasa) dan Jundi Elwaton (Shadike Stable).

Equestrian Championship League ini merupakan agenda resmi PP Pordasi. Tujuannya tentu saja untuk menjaring atlet bertalenta dan rider Indonesia untuk tampil di pentas internasional, termasuk Asian Games dan Olimpiade.

ECL ini sudah yang kedua kalinya digelar di Pulomas. Sebelumnya ECL ini juga digelar tahun lalu dan secara event terbilang sukses karena menjaring cukup banyak peserta.