JAKARTA, Indotimes.co.id. – Jelang gelaran Piala Dunia 2026 LPP TVRI terus mematangkan berbagai persiapan. Sebagai pemengang hak siar perhelatan akbar sepakbola dunia di Tanah Air, TVRI siap mendukung penuh kegiatan Nonton Bareng (Nobar) siaran langsung Piala Dunia yang akan berlangsung di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang.
Terkait hal itu , TVRI melakukan penguatan koordinasi dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) soal pengamanan saat pelaksanaan Nobar di seluruh pelosok wilayah Indonesia, demi memastikan masyarakat dapat menikmati turnamen sepak bola terbesar dunia itu dengan aman dan nyaman.
Kolaborasi ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah tingginya antusiasme publik terhadap Piala Dunia 2026.
Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbojati, mengatakan minat masyarakat untuk menggelar nobar resmi terus meningkat signifikan. Hal itu terlihat dari banyaknya permohonan lisensi penyelenggaraan acara yang telah masuk ke pihak TVRI.
“Animo masyarakat sangat tinggi. Kami memprediksi jumlah ini akan bertambah. Oleh karena itu, penting bagi TVRI untuk memastikan nobar ini terselenggara dengan aman dan nyaman,” ujar Wulan dalam konferensi pers di Kantor LPP TVRI Jakarta, Kamis (7/5).
Menurutnya, hingga saat ini, sekitar 200 penyelenggara nobar resmi telah mengantongi lisensi. TVRI memperkirakan jumlah tersebut masih akan bertambah mendekati pembukaan turnamen.
TVRI juga mengingatkan pentingnya legalitas bagi komunitas maupun pihak yang ingin menyelenggarakan acara nonton bersama. Seluruh proses pendaftaran lisensi resmi dilakukan melalui portal bolagembira.tvrinews.com guna menghindari pelanggaran hak siar selama kompetisi berlangsung.
Dalsm.kesempatan yang sama, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan lPolri memastikan siap memberikan dukungan penuh kegiatan Nobar Piala Dunia 2026 di sekuruh wilayah Indonesia .
Trunoyudo juga menegaskan aparat kepolisian akan melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap titik-titik nobar resmi yang telah terdaftar.
“Polri berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan pesta sepak bola ini. Fokus kami adalah memastikan setiap titik nonton bareng yang telah terdaftar memiliki asistensi pengamanan yang memadai,” kata Trunoyudo.
Trunoyudo menambahkan, kehadiran personel kepolisian bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan distribusi informasi dan kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung tetap berjalan baik.
Sementara itu Editor in Chief Piala Dunia 2026 LPP TVRI, Usman Kansong, menyampaikan selain memperkuat aspek pengamanan, TVRI turut mempersiapkan kualitas siaran agar mampu memberikan pengalaman menonton yang lebih menarik bagi pemirsa.
Baca Juga: Buka Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026, Nirmala Dewi Minta Peserta Jaga Sportivitas
Termasuk diantaranya dengan menghadirkan sejumlah tokoh sepak bola nasional sebagai komentator dan analis pertandingan.
Lanjut Usman, nama-nama seperti Bambang Pamungkas dan Indra Sjafri dipastikan akan hadir untuk memberikan analisis selama turnamen berlangsung.
Usman menambahkan TVRI juga telah menyiapkan panduan bagi para jurnalis yang terdaftar agar proses distribusi konten dan dukungan fasilitas media selama Piala Dunia 2026 dapat berjalan lebih efektif.
“Panduan ini dibikin agar para jurnalis yang telah terdaftar dimudahkan dalam distribusi konten serta fasilitas pendukung selama turnamen ini berlangsung,” jelas Usman.
Menurutnya, kehadiran komentator dan pengamat sepak bola berpengalaman diharapkan mampu menghadirkan analisis yang lebih mendalam sehingga masyarakat dapat menikmati setiap pertandingan dengan perspektif yang lebih kaya.
“Kehadiran para host dan komentator terbaik ini kami harapkan dapat memberikan dimensi baru dalam menikmati setiap laga yang terjadi di lapangan hijau selama Piala Dunia 2026,” tandasnya.