SENTUL, Indotimes.co.id – Pembalap muda Avila Bahar mencatat hasil spektakuler di tahun pertamanya bersama tim Honda Racing Indonesia.

Mahasiswa Universitas Indonesia jurusan Vokasi ini benar-benar memiliki nyali dan semangat serupa sang ayah Alvin Bahar, juara nasional 8 kali dan kakeknya, mendiang Aswin Bahar, yg merupakan jawara balap mobil di era 80-an berpasangan dengan sang istri, Evi Bahar.

Tahun 2021 menjadi tahun pertama Avila bergabung dengan tim Honda Racing Indonesia. Avila bersama Canye Prasetyo, dua pembalap muda yang masuk memperkuat sang ayah, Alvin Bahar di Honda Racing Indonesia pada balapan ISSOM 2021.

Dan, Avila langsung mencatat hasil gemilang sejak seri pembuka, langsung meraih juara di kelas 1500 ITCR Rising Star. Lepas seri pembuka, tanpa ampun ia meroket dengan menjuarai total keseluruhan putaran ISSOM 2021 sampai putaran keenam atau yang terakhir di 2021, di awal Desember kemarin. Gelar juara nasional kelas 1500 ITCR pun sahih di pundaknya.

“Saya puas sekali dengan keseluruhan perjuangan 2021 ini, bisa juara di seluruh putaran hingga mencapai gelar juara nasional, bahkan di putatan terakhir mencatat hasil sempurna dengan meraih yang tercepat di latihan resmi, kualifikasi hingga meraih superpole sampai balapan puncak. Rasanya sudah tak sabar menunggu 2022 untuk bersaing dengan para senior di Seeded A,” ujar Avila yang tahun lalu membela tim ABM Motorsport kepada media, Senin (20/12).

Alvin Ingin Avila Tampil di Dua Kelas

Ayah Avila, Alvin Bahar pun ikut puas dan bangga dengan prestasi putra sulungnya ini.

Tahun 2022 akan jadi musim awal Avila menapak di Seeded A. Pemuda kelahiran Jakarta 12 april 2002 ini dipastikan akan berjibaku melawan sejumlah pembalap senior di kelasnya. Sebut saja Fitra Eri, Rio SB, atau Avan Abdullah, Haridarma Manoppo atau Demas Agil dan masih banyak lagi.

Harapan Alvin sebagai orang tua tentu saja agar Avila bisa meningkatkan performanya dan tampil lebih baik lagi di tahun pertamanya bermain di kelas Seeded A.

“Ini saya bicara sebagai pribadi dan orang tua Avila ya, harapan saya Avila bisa memberikan yang terbaik buat tim dan dirinya sendiri. Yang terbaik itu tak harus juara tapi Avila tahu persis apa yang saya maksudkan yang terbaik dalam berlomba,” tutur Alvin yang juga menjabat Direktur Tim Honda Racing Indonesia ini.

Terakhir, Alvin sebagai pribadi berharap Tim Honda Racing bisa memberikan kesempatan kepada putranya untuk bermain di dua kelas.

“Avila itu kan usianya masih sangat muda, jadi saya hanya ingin Honda bisa memberikan kesempatan ia tampil di dua kelas berbeda pada 2022 nanti, agar ia bisa menambah jam terbang atau pengalamannya,” tandas Alvin.