SAMARINDA, Indotimes.co.id  – Kontingen Balikpapan keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) padel dalam ajang eksibisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Balikpapan mengoleksi lima medali emas dan satu perak pada kompetisi yang berakhir Jumat (6/11).

Pertandingan berlangsung di Lapangan Aubry Padel, Samarinda. Sejumlah daerah turut berpartisipasi, di antaranya Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Barat,Mahakam Ulu dan Kabupaten Berau.

Panitia Porprov Padel Kaltim 2026, Novi Umar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) kabupaten dan kota yang telah mendukung penyelenggaraan cabang olahraga ini.

Ia berharap eksibisi tersebut menjadi momentum untuk memperluas perkembangan olahraga padel di Kalimantan Timur.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada PBPI kabupaten dan kota yang telah menampilkan olahraga padel dalam eksibisi Porprov VIII. Semoga padel di Bumi Etam terus berkembang pesat,” ujar Novi.

Novi juga mengapresiasi kualitas penyelenggaraan pertandingan. Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menghadirkan atlet berkualitas, tetapi juga melibatkan referee Nasional yang khusus memiliki pengalaman dalam memimpin olahraga padel.

Pertandingan dipimpin Dwi Saptoaji sebagai wasit utama (main referee).
Dwi mengatakan para pemain menunjukkan antusiasme dan sportivitas selama kompetisi berlangsung. Ia juga menilai peserta mampu menghargai jadwal pertandingan yang telah disusun panitia.

“Para pemain sangat antusias dan sportif. Mereka menghargai jadwal yang sudah disusun serta hadir tepat waktu,” kata Dwi.

Sementara itu, Ketua PBPI Kaltim, Bermot Silitonga, menegaskan bahwa penyelenggaraan eksibisi tidak hanya berorientasi pada persaingan meraih prestasi. Panitia juga memperhatikan kesehatan dan keselamatan para atlet.

“Pada Porprov padel ini, kami memberikan wadah bagi para atlet untuk berkompetisi. Namun, kami tidak mengesampingkan faktor kesehatan serta keselamatan atlet sesuai arahan Ketua KONI Kaltim, Bapak H. Anderiy Syahrum,” ujar Bermot.

Ia menambahkan, meskipun berstatus eksibisi, kompetisi tetap berlangsung meriah. Sebanyak 75 pemain ambil bagian dalam pertandingan tersebut.

Sejumlah pemain nasional memang tidak dapat mengikuti ajang ini karena sedang membela Indonesia. Mereka antara lain Novela, Valentino Dyas, Iqbal Bilal, Sumarno bersaudara, Irfandi, dan Alvin.

“Walaupun tidak dihadiri beberapa pemain nasional yang sedang membela Tanah Air, Porprov ini tetap berkelas dan semarak. Sebanyak 75 pemain mengikuti pertandingan,” tambah Bermot.

Ketua Porprov Kalimantan Timur, Onay, turut menyampaikan kebanggaannya terhadap antusiasme atlet daerah. Ia berharap padel dapat berkembang menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan dalam Porprov mendatang.

Harapan serupa disampaikan Windiy, pengurus PBPI Kalimantan Timur. Ia mendorong agar padel masuk dalam daftar cabang olahraga resmi pada penyelenggaraan Porprov berikutnya, khususnya di wilayah Kalimantan.

Di sisi lain, Bendahara Umum PBPI, Khaerudin, menilai eksibisi padel memberikan ruang kompetisi yang positif bagi para atlet. Tingginya jumlah peserta juga menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga tersebut.

Penyelenggaraan eksibisi padel Porprov VIII Kaltim 2026 diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus membuka peluang agar padel mendapat tempat sebagai cabang olahraga resmi dalam ajang Porprov berikutnya.