JAKARTA, Indotimes.co.id Turbulensi Sport Di Indonesia, yang ditulis oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahgara (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menyajikan tentang dinamika tentang olahraga di tanah air. Buku sangat menarik, bagaimana problema olahraga di Indonesia menurut kacamata orang kedua di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu.

Pada launching buku baru yang dilaksanakan di Ruang Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (15/11) siang tersebut, Gatot menuliskan berbagai macam dinamika olahraga Indonesia yang dia alami ketika bergabung bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Alhamdulilah kepada semuanya buku ini akhirnya terbit yang pengerjaannya kurang lebih memakan waktu tiga bulan. Dalam buku ini saya bercerita banyak tentang pengalaman dan dinaminka yang saya alami dalam menghadapi persoalan olahraga di Indonesia,” ujar Gatot.

Menurut Gatot, menceritakan bagimana dia mengawal dan Asian Para Games 2018 yang alhamdulilah semuanya bisa berjalan lancar. Begitu juga masalah pembekuan yang waktu itu banyak mendapatkan perhatian yang luar biasa dari masyarakat..

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga, Pak , dan semua pihak yang terkait dalam pembuatan buku ini. Buku ini mungkin jauh dari kesempurnaan, karena dibuat dalam situasi yang sangat super mepet ditengah kesibukan rutin, persiapan Asian Games dan Asian Para Games 2018, “ kata Gatot.

Gatot mengutarakan dirinya terbuka dari berbagai pihak dan bahkan mungkin puluhan kritik dan komentar negatif. Hal ini semua tentunya akan menjadi pembelajaran bagi peningkatan penyelenggaraan event dan prestasi olahraga Indonesia, kedepannya.

Acara peluncuran buku tersebut semakin lengkap dengan hadirnya beberapa tokoh olahraga, atlet hingga pengamat olahraga di Indonesia. Diantaranya, Ketua INASGOC Erick Thohir, Pelatih , Juara Dunia Angkat Besi Eko Yuli, dan Pengamat Olahraga Budiarto Shambazy.

Erick Thohir dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Pak Gatot yang sudah menulis buku ini. “Saya paham sekali bagaimana peran Pak Gatot ketika membantu saya mengawal secara birokrasi untuk kesuksesan , dan saya banyak belajar juga. Saya harap buku ini bisa menjadi pegangan kita untuk masa akan datang dan untuk Olahraga Indonesia lebih baik,” kata Erick, yang juga Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) itu.