JAKARTA, Indotimes.co.id – Stadion Utama Gelora Bung Karno bergemuru, Aston Villa mempertontohkan kualitasnya sebagai tim elite Premiere League dan juara bertahan UEFA Europa League saat menjajal Indonesia All Stars. Pertadingan menghibur fans dengan skor akhir 3-1 buat tim asuhan Unai Emery.

Pada laga ini skuad Indonesia All Stars mendapat banyak pembelajaran berharga saat berjumpa Aston Villa dalam laga uji coba pramusim yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (1/8) malam WIB.

Ajang bertajuk Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 yang dipromotori oleh Sound Rhythm ini sukses menjadi panggung laga pramusim internasional yang menghibur para penggemar sepak bola Tanah Air.

Selama 90 menit jalannya pertandingan, Indonesia All Stars tampil kompetitif. Tim asuhan trio pelatih Kurniawan Dwi Yulianto, Ricky Nelson, dan Hendro Kartiko memberi perlawanan. Mereka cukup merepotkan sang tamu yang statusnya salah satu klub elite Premier League Inggris.

Gol kemenangan Aston Villa dicetak oleh Emi Buendia pada menit ke-3, Ross Barkley (45′), serta Brian Madjo (58′). Meski kalah, Indonesia All Stars sempat mengejutkan tim asuhan Unai Emery lewat lesakan gol balasan dari Arkhan Kaka pada menit ke-73.

Pujian dari Unai Emery

Baca Juga: Debut Manis Sound Rhythm, Sukses Gelar Laga Bersejarah Aston Villa vs Indonesia All Stars di Jakarta  

Pujian pun dilayangkan oleh Unai Emery untuk Indonesia All Stars. “Saya tidak terkejut. Tadi pagi sebelum pertandingan, saya sempat berbincang dengan salah satu pelatih asal Spanyol di Jakarta, dan orang-orang bertanya apakah sepak bola Indonesia sudah banyak berkembang,” ujar Emery.

“Pertandingan hari ini membuktikannya. Mereka menunjukkan kualitas dan kemampuan individu yang baik. Permainan mereka terorganisasi dengan rapi, dan level permainan yang mereka tunjukkan saat menghadapi kami sungguh mengesankan.” tambahnya.

Secara spesifik, Unai Emery memuji kolektivitas permainan Indonesia All Stars yang dianggapnya luar biasa. “Saya juga harus memuji kondisi lapangan yang sangat baik, yang memungkinkan kedua tim memainkan sepak bola berkualitas,” tutur pelatih asal Spanyol kelahiran 3 November 1971 tersebut.

Sepanjang laga, para pencinta sepak bola yang memadati SUGBK memang disuguhi tontonan bermutu. Kedua tim tampil terbuka dan saling jual beli serangan. Atmosfer stadion yang gemuruh oleh nyanyian dan yel-yel suporter di tribune juga membuat Emery terkesan.

“Suasananya sangat fantastis. Ini adalah stadion yang sangat besar dan kami merasa sangat nyaman bermain di sini. Tentu saja para pendukung memberikan dukungan penuh kepada pemain Indonesia, namun pada saat yang sama, mereka juga menunjukkan apresiasi kepada kami,” ungkap Emery.

“Anda bisa merasakan betapa besarnya antusiasme masyarakat di sini terhadap Premier League. Setelah pertandingan, mereka juga menyambut kami dengan hangat. Kami sangat menghargai hal itu,” ucapnya.

Baca Juga: Perbasi I Panggil 17 Pemain Hadapi Ronde 1 Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

Penegasan senada juga disampaikan oleh kiper Aston Villa, James Wright. “Stadionnya benar-benar luar biasa dan suasananya sangat meriah. Pertandingan ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi kami semua untuk merasakan budaya sepak bola yang berbeda, sekaligus membantu kami meningkatkan kebugaran selama masa pramusim.”

Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, mengaku bersyukur para pemainnya bisa memetik pengalaman berharga dari klub Eropa.

“Para pemain tampil luar biasa. Mereka tidak merasa tertekan dan tetap bermain dengan percaya diri. Itu yang paling penting bagi saya. Pertandingan ini menjadi langkah yang sangat positif. Mereka berani menunjukkan kualitas, termasuk para pemain muda yang masih berusia sekitar 20 tahun.”

Secara khusus Kurniawan juga melayangkan pujian kepada Sound Rhythm  yang menghadirkan klub kelas dunia, sehingga bisa memberi manfaat bagi pesepak bola Indonesia lewat laga persahabatan berkualitas internasional.

“Saya bangga bisa menjadi bagian tim ini, Aston Villa klub besar Premier League, mereka juara Eropa. Bertanding dengan mereka jadi pengalaman yang tidak terlupakan. Akan tetapi saya tidak mau berhenti sampai di sini. Saya akan terus bekerja lebih keras lagi agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi ke depannya,” tutur pencetak gol semata wayang Indonesia All Stars, Arkhan Kaka.

Kedatangan Aston Villa menjadi sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. Terakhir kali klub elite Eropa menyambangi Tanah Air adalah AS Roma pada tahun 2015 silam. Kehadiran The Villans jelas membawa angin segar bagi perkembangan sepak bola nasional yang sedang bergerak maju.

Apresiasi dari Sound Rhythm

Pihak promotor, Sound Rhythm, merasa puas dengan sukses terselenggaranya event ini. Laga ini sekaligus menjadi debut manis mereka dalam menghelat pertandingan sepak bola level internasional, setelah sekian lama malang melintang di industri hiburan dan musik dunia.

“Terima kasih kepada pihak sponsor yang telah mendukung Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026. Dukungan mereka sangat berarti bagi kelancaran laga persahabatan ini. Terima kasih juga untuk para fans yang hadir langsung di SUGBK, kehadiran mereka membuat suasana pertandingan menjadi hidup dan meriah,” ujar Ahmad Satrio, Head of Marketing Communication Sound Rhythm.

Apresiasi tinggi juga diberikan kepada PSSI serta klub-klub yang telah memberikan dukungan dengan mengizinkan para pemainnya bergabung ke skuad Indonesia All Stars, di tengah padatnya jadwal persiapan kompetisi domestik.

“Walau waktu berkumpul para pemain serta tim pelatih Indonesia All Stars sangat singkat, mereka bermain dengan kesungguhan untuk memberi hiburan kepada fans sepak bola Tanah Air. Penonton benar-benar disuguhi pertandingan yang berkualitas dan kompetitif,” terang Satrio.

Seiring kesuksesan event pramusim internasional ini, Sound Rhythm memiliki hasrat besar untuk mendatangkan tim sepak bola kelas dunia lainnya ke Indonesia di masa mendatang, sebagai bentuk kontribusi dalam membangun ekosistem sport tourism dan event olahraga di Indonesia. Sebagai promotor Sound Rhythm selama belasan tahun punya track record panjang di industri live entertainment.

Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Aston Villa dijadwalkan bakal melanjutkan tur Asia mereka ke Thailand untuk menghadapi BG Pathum United pada 4 Agustus, sebelum bertolak ke Hong Kong untuk menantang Bayern Munchen pada 7 Agustus 2026.