JAKARTA, Indotimes.co.id – Ketua Umum Pengurus Besar Perstuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) GM Utut Adianto mengutarakan rasa bangganya atas torehan para pecatur Indonesia yang mampu mendominasi gelar juara pada ajang Pertamina GM Indonesian Tournament 2024.

Dari dua katagori yang dipertandingkan pada turnamen bergengsi ini, yaitu katagori Grand Master (GM) dan katagori International Master (IM) baik juar maun runner-up, diborong para pecatur tuan rumah. Bukan itu saja para pecatur muda Indoensia juga sukses meraih norma GM maupun norma IM di kedua katagori tersebut.

“Spektakuler baru kali pertama dalam suatu event internasional pecatur Indonesia langsung meraih juara dan runner-up. Semua itu diraih melalui kerja keras dan latihan intensif para atlet sebelum tampil dalam kejuaraan, ” ungkap GM Utut Adianto, seusai menutup “Pertamina Indonesian GM Tournament 2024” di Hotel Artotel Gelora Senayan, Jakarta, Rabu (1/5).

Pada kesempatan itu, Utut juha mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang mendukung suksesnya “Pertamina GM Indonesian Tournament 2024”, baik panitia, pengurus PB Percasi, pihak sponsor dan atlet yang tampil maksimal selama ajang pertandingan berlangsung.

Lebih lanjut menurut Utut, PB Percasi ingin terus mendorong peningkatan prestasi para pecatur Indoensia. Karenanya dalam waktu dekat, PB Percasi akan mengirim atlet ke kejuaraan kelompok umur Asean Age Group 2024 di Laos. Kemudian ke Olimpiade Catur 2024 di Budapest, Hungaria. Selain itu juga di dalam negari pihaknya akan menggelar Kejurnas Catur Junior 2024.

Aditya Raih Gelar dan Norma GM

Sementara itu, untuk katagori GM, pecatur muda MI Aditya Bagus Arfan (2407) tampil sebagai jaura setelah mengumpulkan 8,5 poin kemenanggan (VP), disusul senior GM Novendra Priasmoro (2494) dengan 7,5 VP sebagai runner up, diikuti pecatur Australia, GM Temur Kuybakarov (2600) mencatat nilai 7 VP ditempat ketiga, serta GM Susanto Megaranto (2504) di posisi keempat nilai. 6,5 VP.

Aditya tidak hanya sukses meraih gelar juara, remaja berusia 17 tahun ini juga sukses meraih norma grand master pada turnamen ini. Meski hanya bermain remis pada laga penutup yaitu dibabak ke-11, menghadapi pecatur Mongolia, IM Uurtsaikh Agibileg (2442), namun perolehan Aditya sudah tidak terkejar lagi oleh GM Novendra Priasmoro, yang pada babak ke-11 gagal memetik kemenangan setelah dikalahan pecatur Singapura, IM Liu Xiangyi (2355).

Seusai pertandingan, Aditya mengaku senang dirinya mampu menjadi juara pada Pertamina GM Indonesian Tournament 2024. Dia juga merasa senang bisa meraih norma GM di turnamen ini, tentunya ini memotivasi dirinya memnuhi target meraih gelar GM pada tahun ini.

Sedangkan untuk katagori IM, gelar juara masing-masing diraih pecatur muda Indonesia lainnya, MF Arief Abdul Hafiz (2311) yang meraih torehan poin tertinggi, 8 VP, diikuti pecatur Indonesia lainnya IM MI Farid Firman Syah (2392) sebagai runner up, dan pecatur Mongolia, FM Khuyagtsogt Itgelt (2408) dengan 7 VP ditempat ketiga.

Arief Abdul Hafiz tidak hanya suskes sebagai juara, dia juga meraih norma IM. Pada pertandingan terakhir Arief menambah nilai 1 VP, setelah menundukan pecatur senior asal Malaysia, Peter Long (2285). Hal itu pula yang membuat Arief Abdul Hafiz bernafas lega dan siap berusaha tampil di turnamen lainnya agar mengejar meraih Norma MI kedua dan ketiga, sehingga dirinya bisa meraih gelar IM.