JAKARTA – Pecatur muda Indonesia IM Aditya Bagus Arfan (2407) tampil.cukup impresif pada hari kedua Turnamen Catur Pertamina Indonesia Grand Master Tournament 2024, di Hotel Artotel Gelora Senayan, Jakarta, Kamis (25/4).

Meski belum meraih kemenangan, namun dua hasil Remus yang dicapai pada babak ketiga dan keempat, mampu menempatkannya di peringkat kedua sementara, dengan pembayangi pimpinan klasemen sementara l GM Temur Kuybokatov (2600) asal Australia.

Pada babak ketiga yang berlangsung Kamis (25/4) pagi, Aditya membuat kejutan dengan menahan remis GM Temur Kuybokatov (2600).

Namun ambisi Aditya untuk mengejar Raihan poin GM Temur pada babak keempat, pada Kamis (25/4) gagal terwujud, setelah dirinya kembali bermain remis saat menghadapi seniornya, GM Susanto Megaranto.

Hasil dua laga tersebut, mengantarkan Aditya, berada di peringkat kedua sementara dengan Raihan poin 3, dibawah GM Temur Kuybokatov, yang masih betengger diperingkat teratas dengan Raihan 3,5 poin.

Sementara itu pecatur andalan tuan rumah lainnya, GM Novendra Priasmoro (2494), menyusul di posisi ketiga klasemen sementara, juga dengan torehan 3 poin, setelah unggul atas pecatur Mongolia, IM Uurtsaikh Agibileg pada babak ketiga dan bermain remis saat berhadapan dengan pecatur Indonesia lainnya, IM Azarya Jodi Setyaki di babak keempat

Pecatur senior Indonesia GM Susanto Megaranto (2504), menempati peringkat keempat sementara, dengan Raihan 2,5 poin, dimana pada babak ketiga mampu unggul atas pecatur Vietnam, Thein Hai Dao, dan bermain remis dengan Aditya.

Untuk kelompok IM, pecatur tuan rumah FM Cecep Kosasih memimpin diperingkat teratas dengan 3,5 poin. Diikuti pecatur Fhilipina, Jan Emmanuel Garcia yang juga mengemas 3,5 poin, disusul pecatur Indonesia Farid Firmansyah dengan 3 poin diposisi ketiga.

Mengomentari hasil pertandingan yang diraih Aditya, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem sangat mengapresiasi. “Keberhasilan Aditya memaksa remis GM Temur Kuybakarov, sangat hebat. Sejak dari awal pertandingan, keduanya bertarung sengit. Sampai akhirnya pertandingan berakhir remis di langkah ke-60,”ujarnya

Sementara saat bermain remis melawan seniornya, GM Susanto Megaranto, Kris memperkirakan Aditya dan Susanto tengah memainkan strategi, karena turnamen masih panjang, hingga 11 babak.Pertamina Indonesian Grand Master Turnamen 2024 berlangsung sejak 22 April – 1 Mei.

“Dari 7 babak yang tersisa, lawan yang akan dihadapi lebih banyak dari Indonesia. Namun Dia harus mewaspadai pecatur Mongolia, IM Agibileg Uurtsaikh (2442) dan pecatur Singapura, IM Liu Xiangyi (2355). Kalau bisa mengatasi keduanya, peluang Aditya meraih Norma Grand Master pertamanya (8 poin) terbuka lebar,” tandasnya.