JAKARTA, Indotimes.co.id – Jelang Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI bulan Februari 2023 mendatang, berbagai figur sempat dimunculkan untuk menjadi Ketua Umum PSSI.

Namun, yang sangat menarik dan patut mendapat perhatian masyarat sepak bola di tanah air, adalah dukungan dari kalangan pakar olahraga, terhadap mantan Ketua Umum (Ketum) PSSI yang juga Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti .

Dukungan kepada LaNyalla untuk menjadi Ketum PSSI disuarakan oleh Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI).

Hal itu disuarakan Ketua Umum ISORI, Profesor Syahrial Bakhtiar M. Pd,
dimana Guru besar Universitas Negeri Padang itu pun menyerukan kepada voters atau pemilik suara untuk memilih Ketua DPD RI itu pada KLB PSSI di bulan Februari 2023 mendatang.

Menurut Syahrial Bakhtiar, alasan
menyerukan voters untuk kembali memilih LaNyalla sebagai orang nomor satu di organisasi olahraga sepak bola nasional, karena untuk mengurusi PSSI diperlukan orang yang paham dan sudah pernah bergelut dengan kondisi sepakbola di Indonesia.

Seperti diketahui, sosok LaNyalla yang pernah menjadi Exco PSSI, Wakil Ketua Umum dan terpilih menjadi Ketua Umum tersebut dinilai harus kembali lagi untuk memperkuat sepakbola Indonesia.

“Pak LaNyalla ini sosok yang tegas, dia sudah terbukti bisa mengambil sikap tegas dan tegak lurus dengan statuta organisasi. Karena itu, apa yang sudah dijalankan oleh Pak LaNyalla ini harus dilanjutkan,” tutur Syahrial Bakhtiar kepada awak media di sela-sela munas Pelti, Jumat (18/11).

Bagi Syahrial, LaNyalla tidak sampai tuntas memimpin PSSI karena saat itu dibekukan oleh pemerintah. Padahal, jelas sepakbola kala itu sedang masuk ke ranah industri karena perusahaan asing seperti Qatar National Bank (QNB) sampai masuk menjadi sponsor liga.

Belum lagi, Timnas Indonesia juga menunjukkan perkembangan yang bagus. Sayang, setelah PSSI dibekukan, visi dan misi LaNyalla tak bisa diimplementasikan dengan maksimal.

Karena itu lanjut Syahrial, berkaca pada sejarah tersebut, menurut pakar olahraga ini, sudah saatnya kepemimpinan LaNyalla dipercaya kembali untuk memajukan sepak bola Indonesia. “Saat itu pekerjaan Pak LaNyalla belum tuntas, jadi ini saatnya dipanggil kembali beliau untuk memimpin PSSI,” tegasnya.

Dengan pengalaman saat menjadi pengurus PSSI dahulu, lanjut Syahrial, LaNyalla pasti sudah bisa mengevaluasi apa yang kurang saat masih di PSSI. Karena itulah, ketika dipercaya lagi oleh voters untuk memimpin PSSI, tinggal menyempurnakan yang dahulu kurang dan menuntaskan program apa yang dahulu belum dijalankan.

“Pasti sudah tahu Pak Nyalla, apa yang kurang, apa yang perlu disempurnakan. Karena itu, kalau kembali memimpin PSSI, pasti sudah tahu apa yang harus dijalankan dan dilakukannya,” tuturnya.

Selain itu, Syahrial juga mengatakan jika PSSI kedepannya di bawah komando LaNyalla, Inpres Nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional mampu terimplementasikan.

Menurut Syahrial, Inpres Nomor 3 tahun 2019 itu, ibarat ada senjata, tetapi tidak dipakai. “Kalau LaNyalla yang kini sebagai Ketua DPD RI itu menjadi Ketum PSSI dalam KLB nanti, maka akan lebih mudah untuk bersinergi,” ungkapnya pula.

Syahrial melihat, Inpres ini keberadaanya bisa berjalan lebih baik dan maksimal. Sebab, dia telah bertanya kepada grassroot di PSSI dan sekolah-sekolah sepak bola (SSB) di Indonesia, bahwa perubahan di pembangunan sepakbola nasional belum ada, padahal menurut Syahrial, Inpres ini harus bisa menjangkau daerah di seluruh Indnesia.

“Ini ada orang sepakbola yang memegang jabatan kunci di Republik ini, marilah manfaatkan ini. Beliau tinggal meluruskan dan panggil semua duduk bersama untuk menjalankan Inpres yang tak jalan saat ini,” tandasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengaku siap untuk kembali menjalankan amanah roda organisasi persepakbolaan Nasional untuk periode selanjutnya jika itu memang keinginan voters.

“Saya siap membawa timnas Indonesia kembali menjadi Macan Asia dengan menjadi Ketua Umum PSSI selama diminta oleh voters melalui KLB tahun 2023 nanti, karena itu adalah amanah,” imbuhnya.

Lebih lanjut sepak terjang pria kelahiran Makassar yang tak perlu diragukan lagi di persepakbolaan nasional itu pun mengaku jika banyak voters yang telah menghubunginya sekaligus menginginkan kembali dirinya untuk kembali memimpin PSSI.

“Sudah banyak voters yang langsung kontak ke saya. Sekali lagi saya tekankan, jika itu memang merupakan keinginan para voters, saya siap untuk mengemban amanah itu,” pungkasnya.