, Indotimes.co.id – Bangun Salmon Siagian SH MH kembali terpilih kembali memimpin Asosiasi Kota (Askot) Jakarta Timur, periode 2022-2026 dalam Musyawarah Pembentukan Pengurus Askot Jakarta Timur, di Max One, Jakarta, Rabu(25/5).

Pembentukan Askot PSSI Jakarta Timur ditetapkan berdasarkan rapat pengurus dengan para pemilik hak suara (voters) pada April 2020 lalu dengan dukungan 29 voters atau 100 persen dari jumlah yang mendukung incumben untuk kembali mencalonkan diri.

“Sehingga KP dan KPP yang kami bentuk tidak efektif lagi dan mengacu pada musyawarah yang digelar oleh Askot lain di yang merujuk pada Komite Pembentukan bukan Komite Pemilihan(KP) lagi. Tapi kedepan jika rundown atau panduan Statuta Asprov DKI Jakarta baru sudah disahkan, tentunya mekanisme pemilihan berdasarkan statuta Asprov DKI Jakarta,”ungkap Salmon kepada wartawan di sela-sela acara.

Salmon menjelaskan, pengukuhan Askot PSSI Jakarta Timur yang baru nantinya setelah kepengurusan Asprov DKI Jakarta yang baru sudah terbentuk. “Dan statuta yang telah kita putuskan hari . Tentunya akan efektif setelah kami dilantik,” imbuhnya.

Adapun susunan kepengurusan Askot PSSI Jakarta Timur periode 2022-2026, yang diketuai oleh Bangun Salmon Siagian dengan Ketua, Zuchli Imran Putra, Erwin Mahyudin sebagai Exco, M. sebagai Exco, Estiningsih sebagai Exco, jabatan Sekjen kembali dijabat oleh Afdan.

Pada kesempatan itu, Salmon juga menjelaskan, dalam musyawarah kali ini pihaknya telah menerima 8 klub anggota baru dan ia berjanji menghidupkan kembali bond sepakbola Persijatim yang kini berganti nama menjadi Persijaktim sebagai anggota Asprov PSSI DKI Jakarta yang nantinya akan berkompetisi di Liga 3 PSSI.

“Nantinya output dari Sepakbola (SSB) di Jakarta Timur akan berafiliasi dengan klub yang kini jumlahnya 36 dengan tambahan 7 klub baru dan menjadi 8 klub dengan Persijaktim,” jelas Salmon, yang juga dosen di Universitas Kristen Indonesia (UKI) ini.

Salmon juga meminta klub- klub yang bernaung dibawah Askot PSSI Jakarta Timur nantinya ikut membina SSB yang ada dibawah naungan mereka.

“Sehingga pemilihan pemain klub berasal dari SSB yang berada dibawah naungan klub masing-masing,” paparnya.

Lebih lanjut, papar Salmon,
kedepannya jika situasi sudah betul-betul mereda, maka pihaknya akan memutar kembali roda kompetisi yang dua tahun vakum.

“Dengan roda kompetisi yang berjalan. Maka kami harapkan muncul bibit-bibit pemain yang andal dan kelak akan memperkuat klub Persijaktim di kancah Liga 1,” jelasnya pula.

Salmon juga berharap dengan perekrutan pemain dari SSB di setiap klub akan muncul bibit pemain andal yang kelak akan membela nama Asprov DKI Jakarta seperti di kancah Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Kami ingin Askot PSSI Jakarta Timur menjadi pioneer di DKI Jakarta dengan menelurkan banyak pemain yang berkualitas, ” tandasnya.