JAKARTA. Indotimes.co.id – Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengapresiasi kerja keras para atlet Indonesia yang terus berjuang agar dapat tampil di Olimpiade Paris 2024.

Hal itu diungkapkan Okto sapaan akrab Raja Sapta Oktohari menyikapi bertambahnya dua atlet Indonesia yang lolos ke Olimpiade 2024 Paris, dari semula 7 atlet kini menjadi 9 atlet..

Karenanya Okto berharap jumlahnya semakin bertambah karena masih ada atlet-atlet lainnya yang tengah berjuang mengikuti babak kualifikasi Olimpiade 2024 Paris.

Hingga kini sudah 9 atlet yang telah lolos dan berhak tampil di Olimpiade 2024 Paris, mereka adalah, Arif Dwi Pangestu, Diananda Choirunisa/Riau Egha Agatha Salsabila (panahan), Rifda Irfanaluthfi (senam artistic). Kemudian Desak Maderita Kusuma Dewi dan Rahmat Adi Mulyono (panjat tebing), Fathur Gustafian (menembak), Rio Waida (selancar), serta tambahan dua atket lainya yaitu Lalu Muhammad Zohri dan Odekta Elvina Naibaho (atletik) dengan fasilitas Wild Card.

“Sampai saat ini sudah tercatat 9 atlet Indonesia yang lolos ke Olimpiade 2024 Paris. Dua terakhir atas nama Lalu Mohammad Zohri dan Odekta Elvina Naibaho dapat pemberitahuan secara resmi dari PB PASI,” kata Okto pada acara buka puasa bersama Komite Olimpiade Indonesia dengan induk cabang olahraga di Hotel Bidakara Jakarta Selatan, Kamis (28/3) malam.

Okto juga mengaku optimis jumlah atlet Indonesia yang bakal meraih tiket ke Olimpiade 2024 Paris akan bertambah. Pasalnya, ada beberapa cabang olaharaga yang berpotensi meloloskan atletnya seperti angkat besi dan bulutangkis.

“Peluang atlet angkat besi dan bulutangkis cukup besar untuk lolos ke Olimpiade 2024 Paris. Mudah-mudahan mereka mampu menunjukkan prestasi sehingga bisa masuk dalam jajaran Kontingen Indonesia,” tandasnya.

Pada Olimpiade 2021 di Tokyo, Jepang, Indonesia memberangkatkan 28 atlet dan 17 ofisial dari 8 cabang olahraga (cabor), yaitu atletik, panahan, rowing, menembak, bulu tangkis, angkat besi, renang, dan selancar. Pada pesta olahraga akbar dunia empat tahunan tersebut, Indonesia membawa pulang lima medali (1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu).

Satu-satunya medali emas disumbangkan cpasangan ganda putri bulu tangkis Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Sedangkan 1 medali perak didapatkan lifter angkat besi senior Eko Yuli Irawan. Sementara medali 3 perunggu dihasilkan melalui Windy Cantika Aisah, Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi serta Anthony Sinisuka Ginting dari bulutangkis.