, Indotimes.co.id – Ketua Umum Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto mendapat kepercayaan kembali melanjutkan kepemipinannya pada periode 2022-2026 dalam Musyawarah Nasional (Munas) Wushu Indonesia VII yang digelar di Hotel JR Luwansa Jakarta, Jumat (28/1). 

Dalam Munas dengan tema “Terus Berprestasi Melanjutkan Tradisi Medali” yang dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (), tersebut Airlangga Hartarto secara aklamasi. 
Sebanyak 31 Pengurus Provinsi (Pengprov) WI sepakat memilih Airlangga Hartarto yang menjadi calon tunggal. Alasannya, komitmen dan kerja nyata membangun wushu Indonesia menjadi keunggulan Airlangga Hartarto saat menjabat Ketua Umum PB WI periode 2017-2021.

Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Tjokro Gunawan menyebut pria yang menekuni olahraga wushu sejak masih remaja ini benar-benar memahami pembinaan olahraga yang ideal dengan mengedepankan sasana dalam membangun prestasi olahraga wushu. 

Melalui Sirkuit Nasional Taolu Virtual yang dilakukan di tengah , Indonesia sudah tidak lagi kekurangan atlet junior potensial yang bakal diterjunkan menghadapi single dan multi event internasional ke depan. 

Bukan hanya itu saja, atlet junior yang bermunculan dari sasana itu ke depan bakal dibina dalam pelatnas berkesinambungan dengan menggunakan promosi dan degradasi itu akan mampu menggantikan posisi Ratu Wushu Dunia, Lindswel Kwok dan Edgar Xavier Marvelo yang juga sudah meraih gelar juara dunia dan menyumbangkan medali di SEA Games.   

“Apa yang telah dibangun pak Airlangga Hartarto itu telah menghasilkan prestasi  internasional sehingga wushu masuk dalam daftar 14 cabang olahraga prioritas Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Mudah-mudahan wushu dipertandingkan pada 2032 sehingga apa yang telah dibangun saat ini bisa menghasilkan prestasi maksimal,” kata Tjokro Gunawan.

Yang lebih membanggakan lagi, kata Tjokro Gunawan, Federasi Wushu Internasional (IWUF) mengakui bahwa PB WI pimpinan Airlangga Hartarto telah banyak melakukan kegiatan di masa pandemi Covid -19 dengan melakukan terobosan mengadakan pertandingan-pertandingan secara virtual yang akhirnya diikuti juga oleh negara negara lain. 

Pengakuan yang sama juga dilontarkan Ketua Pengprov WI Riau, DR H Firdaus St.Mt. Bahkan, Wali Kota Pekanbaru ini menyebutkan alasannya  kembali memilih Airlangga Hartarto untuk memimpin PB WI periode 2022-2026 karena kesuksesan Menko Perekonomian dalam membangun prestasi olahraga wushu Indonesia dan juga pengelolaan organisasi yang baik.

Pengprov WI Jawa Timur yang diwakili Ketua Bidang Pembinaan Prestasi, Probo Muljono juga mengakui komitmen dan kerja nyata yang telah dilakukan Airlangga Hartarto dalam memimpin PB WI periode 2017-2021.

“Kita telah menemukan sosok yang tepat seperti pak Airlangga Hartaro. Beliau telah menjalankan komitmen dan kerja nyata selama kepengurusan. Terima kasi pak Airlangga dan kami akan tetap mendukung pak Airlangga Hartarto memimpin PB WI periode 2022-2026,” katanya. 

Pemilik Sasana Xiao Yao Surabaya ini juga mengakui terobosan PB WI dengan menggelar Sirkuit Wushu Taolu secara virtual di tengah pandemi berdampak positif terhadap perkembangan olahraga wushu di Indonesia.

“Sirkuit Wushu Taolu virtual itu telah membuka kran atlet yang tersumbat selama ini karena atlet dari sasana besar dan sasana kecil bisa bersaing untuk memperebutkan tempat di pelatnas. Ini pola pembinaan yang sangat baik dengan mengedèpankan kepentingan Sasana yang merupakan ujung tombak pembinaan,” jelasnya.

Perasaan senang atas terpilihnya Airlangga Hartarto untuk memipin PB WI periode 2022-2026 juga disampaikan Edgar Xavier Marvelo yang hadir di Munas untuk menerima penghargaan. Juara Dunia Wushu 2019 ini mengaku merasa nyaman karena wushu akan bisa lebih berkembang lagi.

“Komitmen dan kerja nyata pak Airlangga tak perlu diragukan dan kami sebagai atlet sudah merasakannya. Program pembinaan atlet senìor dan junior melalui pelatnas telah berlangsung secara berkesinambungan. Dan, saya dan teman-teman akan berusaha meraih prestasi lebih baik lagi ke depan,” tandasnya.