JAKARTA, Indotimes.co.id – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepakbola Indonesia, akan menggulirkan kompetisi Liga 1 2025/2026 pada awal Agustus mendatang.
Namun, LIB belum memutuskan klub mana yang tampil di laga pembuka. Sejauh ini PT LIB baru memutuskan sebatas waktu dimulainya kompetisi Liga 1,
“Kalau enggak (tanggal) 1 Agustus, itu 2 Agustus,” kata Ferry Paulus dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (15/5).
Ferry menambakan ada beberapa perubahan regulasi Liga 1 yang diusulkan PT LIB ke PSSI. Satu di antaranya terkait penambahan kuota pemain asing dari 8 menjadi 11..
“Dari 11 yang didaftarkan, hanya 8 yang bisa dimainkan bersama,” imbuh Ferry.
Ferry menjelaskan penambahan kuota pemain asing ini baru usulan dari LIB. Musim lalu, setiap klub bisa mendaftarkan 8 pemain asing, tetapi hanya 6 yang bisa diturunkan bersama. “Jadi semuanya tergantung PSSI yang memutuskan,” ungkap Ferry Paulus.
Menurut Ferry ini baru sebatas usulann dari PT LIB. “Tetapi feeling saya rasanya belum akan dipenuhi (disetujui-Red),” kata Ferry.
Ferry juga membantah rencana penambahan kuota pemain asing ini untuk menekan gaji pemain lokal. Kabarnya, rata-rata gaji pemain lokal terutama berlabel tim nasional lebih besar dari pemain asing.
“Ide awalnya karena kami ingin klub-klub Liga 1 bisa bersaing di kompetisi Asia, bukan karena pemain lokal mahal,” tandas Fery
Usulan PT LIB tersebut, sejalan dengan kebijakan dari AFC, l yang mengizinkan semua tim mendaftarkan 11 pemain asing dan memainkannya secara bersamaan.