Menpora Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Penjaga Gawang Persela

JAKARTA, Indotimes.co.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyatakan berbela sungkawa atas meninggalnya penjaga gawang klub Persela Lamongan Choirul Huda, setelah berbenturan dengan rekanya sendiri saat pertandinga Persela Lamongan menghadapi Semen Padang pada lanjutan Kompetis Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (15/10) petang.

Choirul Huda dinyatakan meninggal setelah mendapatkan pertolongan di RSUD Soegiri Lamongan. Penjaga gawang yang juga kapten tim Persela sempat dilarikan ke RSUD Soegiri setelah tak sadarkan diri seusai benturan dengan pemain belakang Persela lainnya  Ramon Rodrigues .

Inalilahi wainailaihirojiun. Semoga almarhum Choirul Huda segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan ikhlas. Tentu masyarakat bola berduka dengan meninggalnya Chairul Huda,” ujar Menpora saat ditemui wartawan usai menghadiri rapat di INASGOC, Minggu malam.

Baca juga :  Batal ke Piala Asia U-19 di Uzbekistan, Timnas Bidik TC Lanjutan di Eropa

Menpora mengatakan kalau dirinya baru saja mengunjungi Lamongan Minggu pagi. Ketika itu Menpora bertemu dengan Bupati Lamongan dan sempat berbicara tentang Persela yang akan menjamu Semen Padang.

“Baru tadi pagi saya dari Lamongan bertemu wakil Bupati. Beliau minta doa agar Persela dapat poin terbaik. Sampai Jakarta saya dapat kabar yang sangat membuat kita berduka,” ungkap Imam Nahrawi.

Menurut Menpora apa pun yang terjadi bisa menjadi suatu pelajaran penting bagi semua khususnya bagi para pesepak bola tanah air.

Imam juga meminta PSSI untuk mengambil langkah-langkah penting atas insiden ini. Khususnya kesiapakan perangkat pertandingan  terutama tim medis, meskipun dalam kejadian yang dialami Choirul Huda tim medis sudah siap.

Sebagaimana diberitakan  penjaga  gawang  Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal dunia setelah mengalami benturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues.

Insiden berawal ketika Choirul Huda ingin menghadang pergerakan striker Semen Padang, Marcel Sacramento pada menit ke-44. Namun, upaya Huda justru berujung tragis. Sebab, ia justru berbenturan keras dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues yang juga berupaya mengadang Sacramento.

Baca juga :  Menpora Harapkan Renang dan Pencak Silat Tingkatkan Prestasi

Setelah benturan terjadi, Choirul Huda sempat mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis  di lapangan, sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Soegiri Lamongan. Namun karena mengalami cedera serius di bagian dada, nyawa kiper kelahiran 2 Juni 1979 itu tak tertolong.

Persela sendiri akhirnya meraih kemenangan 2-0 atas Semen Padang dan hasil itu kian menjauhkan Laskar Joko Tingkir dari zona degradasi Liga 1 Indonesia 2017.