JAKARTA, Indotimes.co.id  – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) DKI Jakarta tidak main-main dalam menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kendati harus menghadapi kendala pemangkasan anggaran, skuad ibu kota tetap memasang target tinggi, yaitu mempertahankan takhta Juara Umum.

Ketua Pengprov POBSI DKI Jakarta, Bayu Prasetyo, mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah intensif menggembleng Tim Lapis 1 biliar DKI Jakarta.

Langkah ini diambil demi menjaga dominasi Jakarta di kancah nasional, sekaligus mematahkan dominasi sang rival abadi, Jawa Barat.

Advertisement

Dampak Pemangkasan Anggaran

Bayu yang juga pernah menakhodai Pengprov Federasi Hoki Indonesia (FHI) DKI Jakarta periode 2017–2022, mengakui adanya tantangan berat dalam persiapan kali ini.

Akibat keterbatasan anggaran, manajemen terpaksa memangkas keberadaan Tim Lapis 2.
“Target medali biliar tetap Juara Umum di PON, walaupun Lapis 2 terpaksa dipangkas karena anggaran,”  tegas Bayu.

Baca Juga: POBSI DKI Jakarta Dukung Turnamen Antarwartawan dan Kategori Umum Siwo Jaya

Padahal, menurut Bayu, keberadaan Tim Lapis 2 memiliki peran yang sangat krusial. Selain berfungsi sebagai pelapis jika ada atlet Lapis 1 yang berhalangan, mereka juga dibutuhkan sebagai mitra tanding (sparring partner) sepadan guna mendongkrak intensitas iklim kompetisi di internal tim.

Latihan Ketat dan Gaji Atlet

Sebagai gantinya, fokus penuh kini dicurahkan kepada 8 pebiliar terbaik yang masuk dalam Tim Lapis 1 Pelatda.

Tim ini merupakan barisan atlet elite yang diwajibkan memiliki rekam jejak sebagai peraih medali. Pelatda Tim Lapis 1 biliar DKI Jakarta sendiri sudah bergulir sejak April 2025.

Para atlet menjalani rutinitas latihan yang sangat ketat di markas Pengprov POBSI DKI dari Senin hingga Jumat. Khusus pada hari Jumat, porsi latihan difokuskan pada penguatan fisik atlet.

Baca Juga: Honda Brio RS Bawa Tim HRI Rajai ITCR 1200 Mandalika

Untuk menjaga kesejahteraan dan profesionalisme, para pebiliar andalan Jakarta ini mendapatkan hak gaji rutin setiap bulan yang berkisar di angka Rp 7 juta.

Ambisi Hattrick Juara Umum

Optimisme POBSI DKI Jakarta meraih gelar juara umum sekaligus  hattrick gelar juara PON kali ini,   bukan tanpa alasan. Dalam dua pelaksanaan PON sebelumnya, Jakarta sukses menyabet predikat Juara Umum secara berturut-turut, yakni dengan membawa pulang masing-masing 6 medali emas pada PON Papua dan PON Sumatera Utara.

Ujian terdekat untuk mengukur kesiapan tim ini adalah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Biliar, yang merupakan agenda resmi PB POBSI pada November mendatang.

Berikut  ini daftar  Tim Lapis 1  Pelatda PON 2028  POBSI DKI Jakarta :
Atlet  :
1. Ponco Manurung
2. Edward Konyongian
3. Tommy Atmaja
4. Ferdy Irawan
5. Adityaningrum (Putri)
6. Prabudi Wicaksono
7. Aulia Rahman Alfarizi (Spesialis nomor snooker/siswa kelas 2 SMP)
8. Tony Setiadi

Head Coach: William Painen
Pelatih: Maringan Dolok Saribu, S. Dibyo Waluyo, Gunawan
Binpres/Pengelola Jakbil:  Sri Wahyuni
Sekretaris Umum (Sekum): Azhari Tanjung

Baca Juga: Tim Honda Racing Indonesia dengan Honda Brio dan Honda Civic Type R  Bersinar di Kejurnas Balap Mobil Round 1 Mandalika

Advertisement