Muddai Madang Bertekad Bawa KONI Pusat Lebih Mandiri

, Indotimes.co.id – Calon Ketua Umum (Caketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023, Muddai Madang bertekad membawa induk organisasi dari cabang-cabang olahraga di tanah air kedepannya lebih .

Hal tersebut ditegaskan Muddai seusai mendaftarkan secara resmi sebagai salah satu Caketum KONI Pusat pada Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI Pusat, 2 Juli 2019 mendatang.

Muddai yang juga Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) bersama tim pendukungnya secara resmi menyerahkan dokumen persyaratan sebagai Caketum kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan bakal calon Ketua Umum KONI Pusat di Lantai 11 Kantor KONI Pusat Gedung Pusat Pengelola Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Jumat, (21/6).

Dalam kesempatan itu, Muddai mengaku bahwa dirinya sudah memenuhi persyaratan minimal untuk maju menjadi calon Ketum KONI Pusat. Ia menjelaskan, persyaratan minimal itu adalah bentuk dukungan dari KONI Pusat.

Muddai menyatakan telah mendapat dukungan dari 34 anggota KONI Pusat, yang meliputi induk cabang olahraga (cabor) serta KONI Provinsi.

“Jadi hari ini, Jumat tanggal 21 Juni saya resmi mendaftarkan diri menjadi Calon Ketua Umum KONI Pusat, tepat jam 15.10 WIB. Saya datang mendaftar tentunya memenuhi persyaratan, dengan membawa dukungan dari 34 anggota KONI Pusat,” ungkap Muddai.

Terkait visi-misi, Muddai mengatakan ada beberapa dari visi-misinya yang sangat penting. Namun, yang terpenting baginya adalah menginginkan KONI dan olaharaga di Indonesia bisa lebih mandiri dengan menjadikan olahraga di Tanah Air .

“Sebenarnya beberapa waktu lalu sudah saya sampaikan (visi-misi). Jadi visi-misi saya itu ada dua yang paling penting, yakni menguasahakan KONi dan olahraga Indonesia itu lebih mandiri dengan menjadikan olahraga di tanah air itu industri,” ungkap Muddai pula.

Muddai menegaskan jika dirinya terpilih dia akan menjadikan olahraga sebagai industry, dengan membentuk olahraga di Indonesia yang dapat dijual. Untuk mencapai itu tentunya olahraga di Indonesia yang .

“Kalau kita bicara olahraga industri, kita perlu tahapan-tahapan, tapi intinya adalah, kalau mau jadi industri ada beberapa kondisi yang harus kita penuhi. Pertama olahraga itu harus berkualitas, berkualitsas itu artinya berpretasi, yang kedua kemasannya harus menarik dan menungdang minat masyarakat, terakhir kita harus harmonis sesama pemangku olahraga dan pemerintah serta koni itu harus profesional dan berintegritas,” paparnya.

Lebih lanjut, Muddai juga berharap pada Musornaslub mendatang di Jakarta itu mendapatkan kepercayaan dari para anggota KONI untuk bisa menjadi orang nomor satu di KONI. Selain itu, ia juga menghimbau agar demokrasi di KONI Pusat ini berjalan lancar dengan mengedepankan sportifitas.

Muddai juga berharap pada Musornaslub nanti, bisa mendapatkan kepercayaan, sehingga bisa memimpin KONI Pusat. “Saya juga menghimbau, untuk bersama-sama menghormati dan menghadrgai demokrasi. Krena. Kalah menang itu biasa, yang terpenting, kita itu bisa berkomeptisi di arena,” tandasnya.

“Kita ini olahragawan, olahraga itu sportifitas, dan jiwanya harus petarung. kalau petarung ya harus bertarung. itu-lah dasar dari olarahraga. Jadi kita harus membiasakan diri berkompetisi secara sehat, bukan dengan cara-cara yang lain, meskipun cara yang lain itu halal, tapi sebagai olahragawan, kita harus mendapatkan medali atau kemenangan itu dari arena bukan dari luar arena,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Caketum KONI Pusat periode 2019-2023, Amir Karyatin mengatakan pihaknya telah menerima berkas dokumen persyaratan dari bakal calon Muddai Madang.

“Berkas ini sudah secara resmi kami terima dan secepatnya akan kami verifikasi. Serta kita juga mengingatkan agar Pak Mudai tak lupa hadir pada Musornas 2 Juli, mendatang,” ujar Amir.

Hingga batas tarakhir penyerahan pendaftaran Caketum KONI Pusat pada Jumat (21/6), tercatat sudah dua calon yang secara resmi mendaftarkan diri.

Sebelumnya Letjen (Purn) Marciano Norman sudah lebih dahulu menyerahkan formulir pencalonan tersebut, pada Kamis (20/6).